Kompas.com - 03/03/2021, 18:41 WIB
Potensi sumber daya alam batu bara dan pemanfaatannya adalah salah satu modal Indonesia untuk menjadi negara maju. ESDMPotensi sumber daya alam batu bara dan pemanfaatannya adalah salah satu modal Indonesia untuk menjadi negara maju.

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga batu bara acuan (HBA) periode Maret 2021 tercatat mengalami penurunan, setelah sempat menguat selama 5 bulan berturut-turut.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan, HBA Maret 2021 ditetapkan sebesar 84,49 dollar AS per ton, turun 3,3 dollar AS per ton dari Februari lalu.

Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan lesunya konsumsi listrik di China sehingga berdampak pada minimnya permintaan batu bara ke negara tersebut.

"Setelah berakhirnya perayaan tahun baru imlek dan menjelang berakhirnya musim dingin, konsumsi listrik di pusat - pusat bisnis Tiongkok mulai lesu," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Harga Minyak Mentah Terus Menguat, Harga BBM di AS Merangkak Naik

Penurunan konsumi listrik itu dibarengi dengan kebijakan untuk meningkatkan produksi batu bara domestik di negara - negara tujuan ekspor.

“Baik Pemerintah Tiongkok dan India mendorong peningkatan produksi batubara dalam negeri untuk mengimbangi kebijakan relaksasi impor batubara kedua negara tersebut," ujar Agung.

Penurunan HBA ini merupakan kali pertama dalam lima bulan terakhir setelah mengalami kenaikan cukup signifikan akibat tekanan kuat akibat pandemi Covid-19, yaitu Oktober 2020 (51 dollar AS per ton), November 2020 (55,71 dollar AS per ton), Desember 2020 (59,65 dollar AS per ton), Januari (75,84 dollar AS per ton), dan Februari (87,79 dollar AS per ton).

“Setelah hampir setengah tahun mengalami reli, HBA terjadi koreksi," ucapnya.

Di samping faktor demand and supply, perhitungan nilai HBA sendiri diperoleh dari rata-rata empat indeks harga batubara dunia, yaitu Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platt's 5900 pada bulan sebelumnya.

Sebagai informasi, nilai HBA bulan Maret ini akan dipergunakan pada penentuan harga batu bara pada titik serah penjualan secara Free on Board di atas kapal pengangkut (FOB Vessel).

Baca juga: Harga Komoditas Melandai, Simak Rekomendasi Saham Tambang Batu Bara



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X