Luhut Sebut Mangrove Bisa Tingkatkan Pendapatan Negara, Begini Caranya

Kompas.com - 03/03/2021, 19:25 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan didampingi Menteri LHK Siti Nurbaya tengah melakukan penanaman tanaman mangrove di Desa Tanjung Pasir, Tangerang, Banten, Rabu (3/3/2021). Dokumentasi Humas Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan InvestasiMenko Marves Luhut Binsar Pandjaitan didampingi Menteri LHK Siti Nurbaya tengah melakukan penanaman tanaman mangrove di Desa Tanjung Pasir, Tangerang, Banten, Rabu (3/3/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, kelebihan tanaman mangrove dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia adalah kemampuannya untuk menyerap dan menyimpan karbon empat kali lebih besar dari hutan tropis lainnya.

Selain itu, produk mangrove pun dapat diolah untuk dikonsumsi ataupun dijual sehingga dapat menambah pendapatan masyarakat.

Hal ini ia sampaikan ketika melaksanakan kegiatan penanaman mangrove di Desa Tanjung Pasir, Tangerang Banten.

Baca juga: Tahun Ini, Pemerintah Targetkan Rehabilitasi Mangrove 150.000 Hektar

"Hutan di Indonesia termasuk mangrove mampu menyimpan karbon sekitar 75 persen dari rata-rata simpanan karbon dunia, dan itu bisa kita perjualbelikan untuk meningkatkan pendapatan negara. Asalkan mangrove ini dijaga dengan baik," ujar Luhut melalui keterangan tertulis, Rabu (3/3/2021).

Luhut menambahkan, selain menyerap dan menyimpan karbon, tanaman mangrove bermanfaat melindungi dari dampak perubahan iklim.

Mangrove diyakini dapat menahan ombak besar karena angin kencang dan tsunami.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kawasan Mangrove juga dapat dimanfaatkan melalui pengembangan ekominawisata.

Luhut menyampaikan bahwa luas hutan mangrove Indonesia sebesar 3,31 juta hektare (Ha) dan merupakan 20 persen dari luas mangrove dunia.

Baca juga: Menteri LHK: 637.000 Hektar Lahan Gambut dan Mangrove di 9 Provinsi Kritis

Namun, teridentifikasi 600.000 Ha di antaranya kritis.

Dengan demikian target rehabilitasi mangrove pertahun adalah seluas 150.000 Ha dan program ini merupakan yang terbesar di dunia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.