Kompas.com - 08/03/2021, 09:31 WIB
Suasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini berada di zona hijau pada awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (8/3/2021). Berbeda dengan rupiah yang masih melemah terhadap dollar AS di pasar spot.

Melansir data RTI, pukul 09.10 WIB, IHSG berada pada level 6.301,75 atau naik 43 poin (0,69 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 6.258,75.

Sebanyak 248 saham melaju di zona hijau dan 117 saham di zona merah. Sedangkan 145 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 1,09 triliun dengan volume 3,6 miliar saham.

Baca juga: IHSG Diprediksi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Bursa Asia pagi ini dominasi hijau, dengan kenaikan indeks Shanghai Komposit 0,53 persen, Nikkei 0,85 persen, dan indeks Strait Times Singapura 1,81 persen. Sementara itu, indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,21 persen.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, peluang penguatan IHSG di awal pekan terdorong oleh paket stimulus fiskal Amerika Serikat yang disahkan pada pekan ini.

Menurut Hans, paket stimulus tersebut akan menjadi sentimen positif pasar keuangan di jangka pendek, tetapi berpotensi mendorong naiknya Yield US Tresury akibat potensi pemulihan ekonomi yang cepat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di sisi lain, turunnya Yield US Treasury di akhir pekan dari level tertinggi di tambah di sahkannya paket Stimulus fiskal jumbo USA membuat pasar saham di perkirakan akan menguat di awal pekan ini.

“IHSG berpeluang menguat. Tetapi bila Yield US Treasury naik lagi kami khawatir pasar akan kembali terkoreksi,” sebut Hans.

Sementara itu nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pagi ini masih bergerak di zona merah.

Melansir Bloomberg, rupiah pada pukul 09.06 WIB berada pada level Rp 14.335 per dollar AS atau melemah 0,24 persen (35 poin) dibandingkan dengan penutupan sebelumnya Rp 14.300 per dollar AS.

Baca juga: Ekonomi Berangsur Pulih, Simak Prospek Saham, Obligasi, dan Kurs Rupiah

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.