Sandiaga Uno Soal Pariwisata: Tak Mau Lagi Kejar Angka, Tapi Kualitas

Kompas.com - 09/03/2021, 22:31 WIB
Sandiaga Uno tentang revitalisasi toilet di tempat wisata Dok. KemenparekrafSandiaga Uno tentang revitalisasi toilet di tempat wisata

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, mengatakan Indonesia kini tidak lagi mengejar angka kunjungan wisatawan, tetapi fokus untuk mendorong pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism).

Dia mengatakan konsep pariwisata berkelanjutan itu dilakukan sebagai langkah pengelolaan pariwisata jangka menengah dan panjang.

"Jangka menengah dan panjang, kita jadi destinasi pilihan di Asia Tenggara untuk wisatawan mancanegara dengan konsep quality and sustainable tourism," kata Sandiaga Uno dilansir dari Antara, Selasa (9/3/2021). 

"Kita enggak akan lagi kejar angka-angka. Wah salah kemarin kejar angka-angka. Kita kejar kualitas saja," kata dia lagi.

Baca juga: Sandiaga Sowan ke Prabowo, Bahas Event Berkuda Hingga Kendaraan Listrik

Menurut mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu, pemerintah ingin mengubah agar destinasi-destinasi di Indonesia lebih ramah lingkungan.

Beberapa cara di antaranya dengan penggunaan energi baru terbarukan hingga pramuwisata yang bisa memastikan zero carbon footprint (nol jejak karbon) dalam setiap kegiatan pariwisata.

Sementara untuk jangka pendek, kata dia, pemerintah akan fokus pada wisatawan domestik (wisatawan nusantara) untuk bisa menggenjot pariwisata di dalam negeri.

Lebih lanjut, Sandiaga Uno mengaku perubahan konsep pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan itu juga akan mengubah konsep pariwisata yang ramai atau dalam skala besar.

Baca juga: Sandiaga Uno: 55 Juta Kelas Menengah RI Sangat Mampu Ingin Berwisata

"Kita ingin shifting (beralih) dari mass tourism (pariwisata massal), ke sustainable tourism, ecotourism. Dari sea, sun, sand (pantai, matahari, pasir) menjadi sustainability, serenity and spirituality (berkelanjutan, ketenangan dan spiritualitas)," ujar dia.

Ekonomi kreatif

Dia mengaku optimis pariwisata dan ekonomi kreatif segera bangkit seiring program vaksinasi Covid-19 dan berbagai kebijakan pemerintah terkait sektor pariwisata. Pasalnya, Indonesia punya modal berharga dari segi permintaan.

Halaman:


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[TREN WISATA KOMPASIANA] Macau Bukan Sekadar Tempat Berjudi | Urban Tourism, Tren Global yang Jadi Peluang Lokal | 'Traveling' Hemat ke Jerman Selama Corona

[TREN WISATA KOMPASIANA] Macau Bukan Sekadar Tempat Berjudi | Urban Tourism, Tren Global yang Jadi Peluang Lokal | "Traveling" Hemat ke Jerman Selama Corona

Rilis
Selama Larangan Mudik, Trafik di Bandara Kelolaan AP I Hanya 66.096 Penumpang

Selama Larangan Mudik, Trafik di Bandara Kelolaan AP I Hanya 66.096 Penumpang

Whats New
Mengenalkan Huruf dan Angka kepada Anak Prasekolah | Ini Cara Mengetahui dan Mengasah Bakat Anak Sejak Dini | Menilai dan Merumuskan Definisi Variabel Penelitian

Mengenalkan Huruf dan Angka kepada Anak Prasekolah | Ini Cara Mengetahui dan Mengasah Bakat Anak Sejak Dini | Menilai dan Merumuskan Definisi Variabel Penelitian

Rilis
Mahalnya Iron Dome, Teknologi Israel Penghalau Roket Hamas

Mahalnya Iron Dome, Teknologi Israel Penghalau Roket Hamas

Whats New
Menaker Ida Harap Bulan Syawal Jadi Spirit Baru untuk Tingkatkan Kinerja Para Pegawai

Menaker Ida Harap Bulan Syawal Jadi Spirit Baru untuk Tingkatkan Kinerja Para Pegawai

Rilis
Antisipasi Kerugian Saat Gagal Panen, Mentan Minta Petani Ikut AUTP

Antisipasi Kerugian Saat Gagal Panen, Mentan Minta Petani Ikut AUTP

Rilis
PPKM Mikro Diperpanjang, Tempat Wisata di Zona Merah dan Oranye Harus Tutup

PPKM Mikro Diperpanjang, Tempat Wisata di Zona Merah dan Oranye Harus Tutup

Whats New
Mulai Besok, KRL Kembali Beroperasi hingga Pukul 22.00 WIB

Mulai Besok, KRL Kembali Beroperasi hingga Pukul 22.00 WIB

Whats New
Kartu ATM atau Kartu Kredit Hilang, Ini yang Harus Dilakukan

Kartu ATM atau Kartu Kredit Hilang, Ini yang Harus Dilakukan

Whats New
Larangan Mudik Berakhir, Simak Jadwal KRL Terbaru Mulai Besok

Larangan Mudik Berakhir, Simak Jadwal KRL Terbaru Mulai Besok

Whats New
Syarat Perjalanan Terbaru Setelah Larangan Mudik Berakhir

Syarat Perjalanan Terbaru Setelah Larangan Mudik Berakhir

Whats New
Rencana Kenaikan PPN Belum Dibahas Antar-Kementerian

Rencana Kenaikan PPN Belum Dibahas Antar-Kementerian

Whats New
Ini Syarat Naik Kereta Jarak Jauh Setelah Larangan Mudik Berakhir

Ini Syarat Naik Kereta Jarak Jauh Setelah Larangan Mudik Berakhir

Whats New
Telkom Nyatakan Kualitas Layanan Suara dan Data di Jayapura Sudah Meningkat

Telkom Nyatakan Kualitas Layanan Suara dan Data di Jayapura Sudah Meningkat

Rilis
Selama Larangan Mudik, KAI Layani 81.000 Penumpang Non-mudik

Selama Larangan Mudik, KAI Layani 81.000 Penumpang Non-mudik

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X