Mulai 1 April, Naik Pesawat dari 2 Bandara Ini Bisa Pakai GeNose C19

Kompas.com - 30/03/2021, 09:16 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com – Mulai 1 April 2021, naik pesawat dari Bandara Husein Sastranegara Bandung dan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin Palembang bisa menggunakan tes GeNose C19 sebagai syarat perjalanan.

Kebijakan ini diberlakukan setelah operator bandara melakukan uji coba dan merumuskan sejumlah prosedur.

“Pada tahap awal, penerapan GeNose C19 pada 1 April 2021 di Bandara Husein Sastranegara Bandung dan Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang,” kata President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin dalam keterangan resmi, dikutip pada Selasa (30/3/2021).

Berdasarkan jumlah bilik dan kapasitas mesin GeNose C19, di Bandara Husein Sastranegara Bandung dapat melayani sekitar 400 orang/hari untuk tes GeNose C19. Sedangkan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang kapasitasnya sekitar 700 orang/hari.

“Setelah itu, bertahap diterapkan di bandara-bandara lain yang dikelola perseroan,” imbuh Awaluddin.

Mulai 1 April 2021, memang GeNose C19 sudah bisa dipakai sebagai syarat bepergian naik pesawat. Hal ini mengacu pada Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 12 tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Covid-19.

Baca juga: Ini Jadwal dan Harga Tiket KAI Bandara Premium

Dalam aturan itu tercantum, pelaku perjalanan transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil negatif tes GeNose C19 di bandar udara sebelum keberangkatan sebagai syarat persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia.

“Sesuai SE Nomor 12/2021, tes GeNose C19 salah satu alternatif tes Covid-19, selain rapid test antigen dan PCR test. Kami memperkirakan, pada tahap awal ini jumlah penumpang pesawat yang menggunakan tes GeNose C19 bisa mencapai sekitar 10 persen hingga 15 persen dari total penumpang pesawat yang berangkat,” imbuh Awaluddin.

Tata cara pemeriksaan GeNose C19 di bandara

PT Angkasa Pura II (Persero) sudah merampungkan uji coba GeNose C19 untuk tes Covid-19 di dua bandara yaitu Bandara Husein Sastranegara Bandung dan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.

Tujuan utama dari uji coba adalah memastikan kesiapan sumber daya manusia, fasilitas dan proses pelaksanaan dalam implementasi GeNose C19 sebagai alat tes Covid-19 bagi calon penumpang pesawat.

Muhammad Awaluddin mengatakan uji coba berjalan lancar melibatkan lebih dari 100 pekerja bandara setiap harinya.

Baca juga: Jokowi Resmikan Terminal Baru Bandara Kuabang di Halmahera Utara

“Pada tahap uji coba, GeNose C19 ini belum digunakan untuk tes Covid-19 bagi calon penumpang pesawat melainkan kami melakukan simulasi di lapangan dengan melakukan tes bagi sekitar 100 pekerja di bandara,” ungkapnya.

Adapun uji coba GeNose 19 di Bandara Husein Sastranegara dilakukan pada 22 - 26 Maret 2021, sementara di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II pada 26 - 28 Maret 2021.

Dari uji coba diketahui sejumlah masukan untuk melakukan persiapan penggunaan GeNose C19 bagi calon penumpang pesawat. Salah satunya terkait alur pelaksanaan tes GeNose C19.

Setiap traveler nantinya harus melakukan registrasi dan memesan/booking tes di aplikasi Farmalab, lalu masuk ke area tes di bandara, mengambil nomor antrean dan menuju ruang tunggu, melakukan tes, kemudian menunggu hasil tes di ruang tunggu.

Rangkaian tersebut berdurasi sekitar 10 menit, dari pertama kali mengunduh aplikasi Airport Health Center hingga hasil tes keluar.

Muhammad Awaluddin menuturkan dari uji coba ini diketahui secara garis besar ada 3 proses yang harus dilalui bagi setiap orang yang menjalani tes GeNose C19.

Baca juga: Konsorsium AP I Akan Jadikan Bandara Hang Nadim Batam sebagai Hub Kargo

Pertama yaitu pre-process yang meliputi download dan sign up aplikasi Airport Health Center, verifikasi email, mengisi profil di aplikasi, memesan/booking tes dan melakukan pembayaran.

Kedua, on-process meliputi verifikasi dan pemberian kantong napas, pengambilan sampel napas, scan QR code data dan kantung nafas, analisa sampel napas. Ketiga, post-process yakni ketika hasil tes keluar di aplikasi.

“Pelaksanaan tes GeNose C19 di bandara-bandara AP II didukung dengan aplikasi agar pelaksanaan tes dapat lebih teratur secara administrasi dan berjalan lancar. Setiap traveler yang ingin melakukan tes GeNose C19 harus melakukan pemesanan/booking terlebih dahulu melalui aplikasi,” ujar Muhammad Awaluddin.

Sebagai langkah antisipasi apabila penumpang pesawat tidak memiliki smartphone, AP II akan menyediakan help desk untuk melakukan pelayanan.

Baca juga: Update Syarat Bepergian Mulai 1 April: Balita Tak Wajib Tes Covid-19

Pelaksanaan uij coba juga untuk mengetahui berbagai prosedur terbaik untuk diterapkan misalnya terkait dengan penanganan limbah medis GeNose C19 serta prosedur bagi calon penumpang dengan hasil negatif dan hasil positif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.