Tanoto Foundation Maksimalkan Penyaluran Dana Filantropi lewat Kolaborasi

Kompas.com - 01/04/2021, 10:48 WIB
Ilustrasi pendampingan yang diberikan Tanoto Foundation dalam upaya mencegah stunting. DOK. Humas Tanoto FoundationIlustrasi pendampingan yang diberikan Tanoto Foundation dalam upaya mencegah stunting.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tanoto Foundation, lembaga filantropi independen yang didirikan oleh Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto pada tahun 1981, berhasil memaksimalkan penyaluran dana untuk kegiatan amal (filantropi) melalui kolaborasi yang baik dengan berbagai pihak selama pandemi Covid-19.

Dari hasil kolaborasi tersebut, Tanoto Foundation mencatatkan penyaluran dana sebesar Rp 157 miliar (atau setara 11,1 juta dollar AS) untuk berbagai program sosial di bidang pengembangan sumber daya manusia dan pendidikan, sepanjang tahun 2020.

Jumlah tersebut naik jika dibandingkan dengan periode 2019 sebesar Rp 155 miliar (10,9 juta dollar AS). 

Baca juga: Sepanjang 2020, Keluarga Tanoto Sumbangkan Rp 157 Miliar untuk Filantropi

Global CEO Tanoto Foundation, Dr. J. Satrijo Tanudjojo, menuturkan naiknya penyaluran dana filantropi tersebut merupakan wujud konsistensi komitmen jangka panjang Tanoto Foundation untuk tetap fokus pada program berkelanjutan dan membantu masyarakat yang tengah menghadapi banyak kesulitan akibat pandemi Covid-19.

“Kami bersyukur dan berbesar hati, atas arahan dan kemurahan hati keluarga Tanoto, untuk tetap melanjutkan program-program di bidang pendidikan, tentunya dengan berbagai penyesuaian dengan pandemi Covid-19 di lapangan, sehingga para penerima manfaat tetap bisa merasakan dampak dari program-program tersebut,” kata Satrijo.

Adapun kolaborasi dilakukan Tanoto Foundation dengan berbagai lembaga di antaranya, BNPB, Kemenristek, Bill & Melinda Gates Foundation, UNICEF, serta berbagai perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia.

Baca juga: Tanoto Foundation Serahkan Donasi APD ke Gugus Tugas Covid-19

Dana dialokasikan untuk membiayai berbagai program yang berkelanjutan, yang meliputi pengembangan dan pendidikan anak usia dini, termasuk di dalamnya pencegahan stunting.

Lainnya adalah untuk peningkatan kompetensi tenaga kependidikan (guru/calon guru, kepala sekolah, pengawas sekolah), serta pengembangan pemimpin masa depan (berfitur beasiswa), partisipasi dalam penanganan dan pencegahan Covid-19 menjadi bagian penting dalam kegiatan di tahun 2020.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.