Menko Airlangga: Percepatan Digitalisasi Bakal Dilakukan di 542 Daerah

Kompas.com - 05/04/2021, 10:03 WIB
Airlangga Hartarto DOK KEMENKO PEREKONOMIANAirlangga Hartarto

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut, percepatan digitalisasi bakal dilakukan di 542 daerah otonom di Indonesia.

Percepatan daerah ini berada dalam wadah Satuan Tugas Percepatan dan Peluncuran Digitalisasi Daerah (P2DD), yang bakal diketuai oleh kepada daerah masing-masing.

"Saat ini sudah ada 110 (daerah otonom) dari 542 (daerah) yang inisiatif dalam pembentukan P2DD. Diharapkan seluruh daerah bisa mengikuti yang 110 (daerah)," ucap Airlangga dalam Pembukaan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia secara virtual, Senin (5/4/2021).

Baca juga: Riset: Investor Bakal Tingkatkan Investasi di Sektor Digital Indonesia dalam 2 Tahun ke Depan

Airlangga menyebut, pemerintah berupaya mengimplementasi ekonomi digital di daerah yang bertujuan agar elektronifikasi transaksi pememerintah daerah dapat dilakukan menyeluruh di seluruh Indonesia.

Pembentukan P2DD menyusul Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 2021 tentang Satuan Tugas Percepatan dan Peluncuran Digitalisasi Daerah.

Airlangga mengatakan, pembentukan P2DD merupakan salah satu transformasi struktural yang memanfaatkan momentum disrupsi teknologi saat pandemi Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini diyakini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, sehingga pertumbuhan bisa dipacu lebih tinggi, inklusif, dan berkelanjutan," ujar dia.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, kerangka strategi nasional ekonomi digital telah melalui diskusi panjang dengan berbagai Kementerian/lembaga (K/L).

Kerangka disusun dengan memperhatikan kompleksitas dan keterkaitan kebijakan antar otoritas, serta kebutuhan para pemangku kepentingan baik di pusat maupun daerah.

"Untuk mendukung implementasi strategi lintas sektor ini, ada beberapa action plan yang disiapkan, terkait dengan inisiatif maupun program pemerintah yang dapat diterapkan pada jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang," ucap Airlangga.

Setidaknya, ada 4 pilar yang dipetakan sesuai prioritas nasional dan program unggulan pemerintah. Pilar pertama berfokus pada pengembangan SDM khususnya talenta digital, yang memiliki keterampilan dalam sains dan teknologi.

Baca juga: Lampaui Jakarta, Kota-kota Ini Bakal Jadi Kontributor Utama Ekonomi Digital Indonesia

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.