Visi Bisnis Gojek dan Tokopedia, Visi Anda Apa?

Kompas.com - 17/04/2021, 16:08 WIB
Ilustrasi visi. MOHAMED HASSAN/ PIXABAY.COMIlustrasi visi.

SEMUA dimulai dari visi. Petuah bijak ini memang benar adanya. Adalah Burt Nanus, maha guru kepemimpinan mengatakan, visi adalah gambaran masa depan organisasi yang realistik, kredibel dan atraktif.

Visi merupakan artikulasi dari arah yang dituju, yaitu masa depan yang secara hakiki lebih baik, hebat dan memikat daripada yang sekarang. Visi yang menggerakkan seluruh warga organisasi menuju sasaran yang dikehendaki.

Nadiem Makarim dengan Gojek-nya dan William Tanuwijaya melalui Tokopedia-nya, merupakan dua tokoh yang digerakkan oleh visi. Mereka membangun perusahaan rintisan dari nol dan kemudian menjadi raksasa dibidangnya.

Bahkan Gojek hari ini merupakan perusahaan rintisan dengan aplikasi (super app) terbanyak di dunia. Sementara Tokopedia adalah marketplace lokal terbesar di Indonesia. Pada Januari 2021, traffic share yang diraih Tokopedia sebesar 32,04 persen, dengan jumlah kunjungan 129,1 juta kali.

Gojek dan Tokopedia merupakan raksasa baru perusahaan di Indonesia. Berumur belum genap lima belas tahun - Tokopedia berdiri 2009, Gojek setahun berikut 2010 - namun valuasi bisnisnya sudah puluhan triliun rupiah.

Valuasi Gojek sebesar Rp 140 triliun, sedangkan Tokopedia berada pada angka Rp 98 triliun. Dua perusahaan yang bertumbuh super cepat namun dengan visi pendiri yang berbeda.

Visi Gojek

Visi dimulai dari pemimpin tertinggi. Pada Gojek, visi dimulai dari kepala pendirinya, Nadiem Makarim. Sementara visi seseorang kental dengan latar-belakangnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nadiem dibesarkan dalam keluarga intelektual dan hidup mengglobal. Ayahnya, Nono Anwar Makarim pengacara papan atas, tokoh gerakan 66 dan intelektual par excellence.

Pendidikan Nadiem mulai dari tingkat dasar hingga master adalah sekolah-sekolah terbaik. SMA dituntaskan di Singapore, sarjana di Brown University Amerika Serikat sambil mengikuti pertukaran mahasiswa di London School of Economic. Gelar MBA disabet dari Harvard University.

Asupan pendidikan Nadiem bergizi tinggi. Pun dengan riwayat pekerjaannya. Tuntas dari Harvard University, Nadiem bekerja di konsultan manajemen papan atas dunia McKinsey & Co.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.