Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pendiri Start Up Jaringan Bengkel Mobil Asal Indonesia Masuk Daftar Forbes 30 Under 30

Kompas.com - 20/04/2021, 20:52 WIB
Mutia Fauzia,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi


JAKARTA, KOMPAS.com - Forbes baru saja merilis daftar 30 Under 30 di kawasan Asia untuk tahun 2021.

Di dalam daftar tersebut, ada dua wajah pemuda Indonesia, yakni Joseph Alexander Ananto (26) dan Martin Reyhan Suryohusodo (23).

Keduanya merupakan pendiri dari sebuah perusahaan rintisan atau start up jaringan bengkel kendaraan, Otoklix.

Baca juga: Sukses Bangun Startup Flip.id, Alumni UI Masuk Forbes 30 Under 30

Perusahaan yang berbasis di Jakarta tersebut mengembangkan sebuah platform digital yang menghubungkan pemilik kendaraan dengan bengkel kendaraan.

Otoklix yang beru berdiri dua tahun, kini telah menjadi pemain penting dalam pasar bengkel kendaraan di Indonesia.

Setidaknya, sudah ada 600 bengkel kendaraan yang ada di platform Otoklix dengan 10.000 mobil yang diservis dalam sebulan.

Otoklix pun memasang target yang cukup ambisius untuk tahun ini, yakni jumlah bengkel kendaraan yang ada di platform mereka akan meningkat menjadi 4.000 per Juni mendatang.

Baca juga: Faye Hasian Simanjuntak, Cucu Menko Luhut, Masuk Jajaran Forbes Indonesia 30 Under 30

Dilansir dari Tech In Asia, Selasa (20/4/2021), Otoklix pada awal Desember tahun lalu baru saja mendapatkan pendanaan sebesar 2 juta dollar AS dari Sequoia Capital India.

Dana tersebut akan digunakan untuk meningkatkan kerja sama dengan 500 bengkel, serta target kendaraan yang diservis pun meningkat menjadi 100.000 mobil per bulan.

"Sektor otomotif Indonesia, terutama untuk industri pelayanan paska pembelian, sangat terfragmentasi di Indonesia. Membuat konsumen pun cukup kesulitan untuk mendapatkan layanan karena terbatasnya informasi yang ada, Namun di sisi lain, hal itu menunjukkan, pasar ini relatif kurang populer dan memiliki potensi besar," ujar Martin kala itu.

Perusahaan mencatat, pada kisaran April hingga Oktober 2020 lalu, pendapatan Otoklix meningkat 13 kali lipat. Basis konsumen mereka pun tumbuh hingga 40 kali lipat di ksiaran waktu yang sama.

Baca juga: Keren, Alumni ITS Ini Masuk Dalam Daftar Forbes 30 Under 30

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Harga Bahan Pokok Selasa 16 April 2024, Harga Cabai Rawit Merah Naik

Harga Bahan Pokok Selasa 16 April 2024, Harga Cabai Rawit Merah Naik

Whats New
Naik Rp 6.000 Per Gram, Cek Rincian Harga Emas Antam 16 April 2024

Naik Rp 6.000 Per Gram, Cek Rincian Harga Emas Antam 16 April 2024

Earn Smart
Resmi Melantai di BEI, Harga Saham ATLA Melesat 35 Persen

Resmi Melantai di BEI, Harga Saham ATLA Melesat 35 Persen

Whats New
Bulog Serap 120.000 Ton Gabah Lokal Selama Libur Lebaran

Bulog Serap 120.000 Ton Gabah Lokal Selama Libur Lebaran

Whats New
Mengawali Perdagangan Usai Libur Lebaran, IHSG Ambruk 2,8 Persen, Rupiah Jeblok 1,51 Persen

Mengawali Perdagangan Usai Libur Lebaran, IHSG Ambruk 2,8 Persen, Rupiah Jeblok 1,51 Persen

Whats New
Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran, KAI Proyeksi Hari Ini Ada 900.000 Pengguna KRL

Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran, KAI Proyeksi Hari Ini Ada 900.000 Pengguna KRL

Whats New
Info Pangan 16 April 2024, Harga Beras dan Daging Ayam Naik, Cabai Turun

Info Pangan 16 April 2024, Harga Beras dan Daging Ayam Naik, Cabai Turun

Whats New
IHSG Diprediksi Melemah Usai Libur Lebaran, Simak Analisis dan Rekomendasi Sahamnya

IHSG Diprediksi Melemah Usai Libur Lebaran, Simak Analisis dan Rekomendasi Sahamnya

Earn Smart
Pemerintah Antisipasi Dampak Ekonomi dari Konflik Iran-Israel

Pemerintah Antisipasi Dampak Ekonomi dari Konflik Iran-Israel

Whats New
Saham-saham di Wall Street Jatuh akibat Konflik Timur Tengah

Saham-saham di Wall Street Jatuh akibat Konflik Timur Tengah

Whats New
Tesla Bakal PHK 10 Persen Pegawainya, Ini Penjelasan Elon Musk

Tesla Bakal PHK 10 Persen Pegawainya, Ini Penjelasan Elon Musk

Whats New
The Fed Diramal Tahan Suku Bunga Lebih Lama, Rupiah Bisa Makin Lemah

The Fed Diramal Tahan Suku Bunga Lebih Lama, Rupiah Bisa Makin Lemah

Whats New
10 Maskapai Penerbangan Tertua di Dunia

10 Maskapai Penerbangan Tertua di Dunia

Whats New
Pengamat: Relaksasi WFH ASN Usai Lebaran Gerus Produktivitas

Pengamat: Relaksasi WFH ASN Usai Lebaran Gerus Produktivitas

Whats New
Konflik Iran-Israel, Pemerintah Pastikan Harga BBM Tak Naik hingga Juni 2024

Konflik Iran-Israel, Pemerintah Pastikan Harga BBM Tak Naik hingga Juni 2024

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com