Kuartal I-2021, Pupuk Indonesia Catatkan Laba Rp 929 Miliar

Kompas.com - 06/05/2021, 14:47 WIB
PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi di gudang lini satu (produsen) sampai lini empat (kios resmi) dengan total sebesar 2,2 juta ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan selama enam minggu ke depan. DOK. Humas KementanPT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi di gudang lini satu (produsen) sampai lini empat (kios resmi) dengan total sebesar 2,2 juta ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan selama enam minggu ke depan.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) membukukan laba bersih Rp 929 miliar, atau setara 104 persen dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).

Direktur Keuangan dan Investasi Pupuk Indonesia Eko Taufik Wibowo mengatakan, pencapaian laba ini antara lain didorong oleh penurunan beban usaha dan beban keuangan.

Terjadi efisiensi konsumsi bahan baku gas, meningkatnya penjualan produk nonpupuk, serta produk pupuk nonkomersial.

Baca juga: Sambut Musim Tanam, Stok Pupuk Bersubsidi Dijamin Aman Selama 6 Minggu ke Depan

Menurut Eko, penurunan beban usaha didorong oleh upaya-upaya efisiensi yang dilakukan Perusahaan, terutama dalam hal pengelolaan piutang, penurunan beban bunga, serta efisiensi di berbagai bidang, termasuk dari sisi supply chain.

“Salah satunya melalui program reposisi gudang guna menekan biaya distribusi,” kata Eko dalam keterangan tertulis, Kamis (6/5/2021).

Dari sisi penjualan, hingga Maret 2021, Pupuk Indonesia mencatat volume penjualan sebesar 3,3 juta ton.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari penjualan tersebut, Pupuk Indonesia memprioritaskan kebutuhan pupuk dalam negeri, terutama pupuk bersubsidi dimana total penyaluran hingga Maret sudah mencapai 1,93 juta ton.

“Dan akan meningkat lagi memasuki musim tanam ini,” ujar Eko.

Baca juga: Distribusi Pupuk Bersubsidi Dilakukan Tertutup, Kementan Jadikan eRDKK Sebagai Acuan

Sedangkan total produksi untuk semua jenis pupuk mencapai 4,93 juta ton, atau 107 persen dari target RKAP.

“Kehandalan pabrik juga turut berkontribusi terhadap efisiensi karena pabrik dapat beroperasi optimal sehingga menekan rasio konsumsi bahan baku gas,” tutur dia.

Eko menekankan, perseroan akan menjaga kinerja positif, sehingga target-target dalam RKAP 2021 dapat dipenuhi.

Perseroan juga disebut secara aktif mendorong efisiensi beban usaha dan beban keuangan.

“Kinerja kuartal I ini juga menunjukkan bahwa Pupuk Indonesia tetap menunjukan daya saing yang cukup baik di tengah pandemi. Hal ini tentunya ditunjang oleh kinerja sektor pertanian yang menunjukan trend positif walaupun di masa pandemik,” ucap Eko.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X