Berkat THR serta Pelonggaran Operasional Mal, RALS dan MAPI Bakal Diuntungkan Jelang Lebaran

Kompas.com - 06/05/2021, 13:00 WIB
Ilustrasi bursa ThinkstockIlustrasi bursa

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Mirae Asset Sekuritas menganalisa bahwa emiten yang bergerak di sektor ritel akan tetap mencatatkan pertumbuhan, utamanya menjelang Lebaran. Adapun dua emiten yang diuntungkan kondisi ini adalah PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) dan PT Mitra Adi Perkasa Tbk (MAPI).

Faktor pendorongnya adalah Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran tahun ini. Sebagaimana diketahui, pemerintah mewajibkan kepada pengusaha untuk membayar penuh kepada para pekerjanya. Dengan demikian, adanya faktor tersebut akan mendorong konsumsi masyarakat.

"Jadi kalau kami lihat memang dari emiten ritel sendiri ini punya prospek lebih baik jelang Lebaran, karena ada beberapa faktor. Dibandingkan Lebaran tahun lalu, yang pertama adalah faktor THR," kata Investment Information Mirae Asset Martha Christina secara virtual, Kamis (6/5/2021).

Baca juga: Jeff Bezos Jual Saham Amazon Senilai Rp 29 Triliun, Untuk Apa?

Faktor lainnya yang akan berdampak terhadap kinerja RALS dan MAPI karena adanya pelonggaran operasional tempat perbelanjaan dan kuliner pada tahun ini yang dipastikan akan menjadi serbuan konsumer jelang Lebaran.

"Selain itu juga, karena di ramadhan tahun lalu kasus Covid-19 itu masih angka yang tinggi sehingga adanya pembatasan untuk pembukaan mal, kemudian juga tempat-tempat restoran. Tahun ini, karena ada pelonggaran kembali maka emiten ritel ini terutama emiten yang terkait seperti Ramayana atau MAPI itu mulai diuntungkan beroperasinya mal secara normal," jelasnya.

Sedangkan, untuk Alfamart (AMRT) dan Alfamidi (MIDI), menurut Martha, kinerjanya tetap akan meningkat jelang Lebaran meski tak sesignifikan seperti pusat belanja Ramayana dan Matahari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau dari sisi ritel AMRT dan MIDI karena memang tahun lalu, dari fungsional store ya relatif juga tetap disclose seperti biasa. Saya rasa pertumbuhannya tidak ada akan seperti Ramayana dan MAPI," sebutnya.

Mengutip dari RTI, pukul 12.40 WIB, indeks saham RALS turun 10 poin (1,33 persen) ke harga Rp 740. Begitu pula dengan MAPI yang turun 10 poin (1,25 persen) ke harga Rp 790.

Baca juga: Apakah Investasi Saham Sama dengan Judi? Ini Jawaban BEI

 

Sedangkan AMRT justru naik 5 poin (0,53 persen) ke harga Rp 940, dan MIDI tak alami perubahan alias stagnan di harga Rp 1.995.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.