Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apakah Malaysia Juga Larang Warganya Mudik?

Kompas.com - 07/05/2021, 09:07 WIB
Muhammad Idris

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia melarang masyarakat untuk melakukan aktivitas mudik pada Lebaran tahun 2021. Keputusan diambil guna membatasi penyebaran pandemi virus corona (Covid-19).

Regulasi larangan mudik Lebaran 2021 diatur dalam Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 dari Satgas Penanganan Covid-19 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Apakah larangan mudik juga berlaku di negara tetangga Malaysia yang mayoritas penduduknya juga beragama Islam?

Dikutip dari The Star, Jumat (7/5/2021), Menteri Senior merangkap Menteri Pertahanan, Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob, menyatakan kalau pemerintah Malaysia tetap memberlakukan pembatasan bepergian sampai perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah.

Baca juga: Penasaran Berapa Harga Bensin di Arab Saudi yang Kaya Minyak?

Dengan kata lain, pemerintah Negeri Jiran melarang warganya untuk melakukan mudik sebagaimana tahun-tahun sebelum datangnya pandemi Covid-19.

"Tahun ini atas masukan dari Kementerian Kesehatan, kami menekankan tak ada pulang kampung. Saya sendiri juga berasal dari kampung dan sudah jadi rutinitas harus kembali ke desa (saat Idul Fitri). Tetapi saya tidak bisa melakukannya," jelas Sabri Yaakob.

"Namun dengan melihat kasus Covid-19 yang terus menurun, Kementerian Kesehatan akan terus melakukan evaluasi. Mari kita berdoa bersama-sama agar nantinya bisa balik kampung seperti sedia kala," kata dia lagi.

Di Malaysia, mudik sendiri dikenal dengan nama balik kampung atau balek kampung. Lazimnya setiap menjelang Lebaran Idul Fitri, masyarakat Malaysia akan berbondong-bondong untuk pulang ke kampung halaman untuk bertemu keluarga.

Baca juga: Apakah Naik Kereta Api Jarak Jauh Harus Pakai Rapid Test?

Meski pemerintah melarang balik kampung, masyarakat masih diperbolehkan melakukan perjalanan wisata, kegiatan bisnis, dan kegiatan sosial.

Namun begitu, aturan kebebasan bepergian tersebut tidak berlaku untuk lintas antar-negara bagian, kecuali dengan mengantongin izin khusus dari MCO (Movement Control Order), semacam Satgas Penanganan Covid-19 di Malaysia.

Perjalanan hanya diperbolehkan antar-distrik di dalam satu negara bagian, kecuali untuk kawasan Negara Bagian Sabah dan Sarawak.

Selain itu, pemerintah Malaysia juga mulai mengizinkan fasilitas publik untuk dibuka seperti tempat wisata yang sifatnya berada di ruangan terbuka.

Baca juga: Apakah Nekat Melanggar Larangan Mudik Bisa Ditilang Polisi?

"Taman untuk tujuan rekreasi, termasuk taman hiburan, telah diizinkan untuk beroperasi kembali karena taman ini adalah tempat terbuka, risikonya lebih kecil daripada area dalam ruangan," ujar Sabri Yaakob.

Di Malaysia sebagaimana diberitakan The Star, banyak terminal bus maupun stasiun kereta api tampak sangat sepi. Hal ini merupakan pemandangan kontras jika dibandingkan dengan masa pulang kampung sebelum pandemi datang.

Agen tiket bus ekspres Mohamad Mizi, mengatakan pihaknya menyediakan 12 bus dari Penang menuju Kuala Lumpur. Namun semua kursi bus tersebut hampir selalu kosong.

“Ini seperti tahun lalu, tidak ada keuntungan berupa penumpang yang penuh selama periode perayaan Idul Fitri,” kata Mohamad, yang telah bekerja hampir 20 tahun sebagai staf penjualan tiket.

"Tanpa kasus Covid-19 yang menurun, orang tahu perjalanan antarnegara tidak akan mungkin terjadi," kata dia lagi.

Baca juga: Apa Saja Persyaratan Naik Kereta Api Selama Larangan Mudik 2021?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Cara Mengetahui Faskes BPJS Kita Dimana lewat HP

Cara Mengetahui Faskes BPJS Kita Dimana lewat HP

Whats New
Cara Ganti PIN ATM BCA, Mudah dan Praktis

Cara Ganti PIN ATM BCA, Mudah dan Praktis

Spend Smart
Investor Terus Bertambah, Bappebti Bareng Industri Kawal Ekosistem Aset Kripto

Investor Terus Bertambah, Bappebti Bareng Industri Kawal Ekosistem Aset Kripto

Whats New
Catat, Ini Rincian Batas Minimal Nilai UTBK untuk Daftar PKN STAN 2024

Catat, Ini Rincian Batas Minimal Nilai UTBK untuk Daftar PKN STAN 2024

Whats New
Pemerintah Temukan SPBE Kurang Isi Tabung Elpiji 3 Kg, Ini Tanggapan Pertamina

Pemerintah Temukan SPBE Kurang Isi Tabung Elpiji 3 Kg, Ini Tanggapan Pertamina

Whats New
Pemerintah Bayar Kompensasi Listrik ke PLN Rp 17,8 Triliun

Pemerintah Bayar Kompensasi Listrik ke PLN Rp 17,8 Triliun

Whats New
Lowongan Kerja Adaro Energy untuk Lulusan S1, Simak Persyaratannya

Lowongan Kerja Adaro Energy untuk Lulusan S1, Simak Persyaratannya

Work Smart
Allianz Utama Kumpulkan Premi Bruto Rp 803,52 Miliar Sepanjang 2023

Allianz Utama Kumpulkan Premi Bruto Rp 803,52 Miliar Sepanjang 2023

Whats New
Hampir 70 Persen Gen Z Memilih Jadi Pekerja Lepas, Apa Alasannya?

Hampir 70 Persen Gen Z Memilih Jadi Pekerja Lepas, Apa Alasannya?

Whats New
Tingkatkan Peluang Ekspor UKM, Enablr.ID Jadi Mitra Alibaba.com

Tingkatkan Peluang Ekspor UKM, Enablr.ID Jadi Mitra Alibaba.com

Whats New
Praktik Curang Kurangi Isi Elpiji 3 Kg Rugikan Masyarakat Rp 18,7 Miliar Per Tahun

Praktik Curang Kurangi Isi Elpiji 3 Kg Rugikan Masyarakat Rp 18,7 Miliar Per Tahun

Whats New
Pertagas Gelar Pelatihan untuk Dorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat Penyangga IKN

Pertagas Gelar Pelatihan untuk Dorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat Penyangga IKN

Whats New
PLN EPI dan Universitas Telkom Kembangkan Teknologi 'Blockchain'

PLN EPI dan Universitas Telkom Kembangkan Teknologi "Blockchain"

Whats New
Mendag Ungkap Temuan 11 Pangkalan Gas Kurangi Isi Elpiji 3 Kg di Jakarta hingga Cimahi

Mendag Ungkap Temuan 11 Pangkalan Gas Kurangi Isi Elpiji 3 Kg di Jakarta hingga Cimahi

Whats New
Dorong UMKM Naik Kelas, Kementerian BUMN Gelar Festival Jelajah Kuliner Nusantara

Dorong UMKM Naik Kelas, Kementerian BUMN Gelar Festival Jelajah Kuliner Nusantara

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com