Ditopang Pendapatan Bunga, Bank Mega Raup Laba Bersih Rp 747 Miliar

Kompas.com - 07/05/2021, 12:06 WIB
Ilustrasi: Bank Mega Cheppy A. Muchlis/KONTANIlustrasi: Bank Mega

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Mega Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp 747 miliar pada kuartal I-2021. Dengan capaian tersebut, laba bersih Bank Mega pada tiga bulan pertama 2021 mengalami pertumbuhan 11,6 persen secara year on year (yoy).

Direktur Utama Kostaman Thayib mengatakan, pertumbuhan laba tersebut diperoleh dari pendapatan bunga bersih (Net Interest Income) yang naik sebesar 17,8 persen yoy menjadi Rp 1,2 triliun dari posisi yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 989 miliar.

“Selain pendapatan bunga bersih, pendapatan laba Bank Mega juga disebabkan oleh keberhasilan Bank Mega dalam menurunkan biaya operasional sebesar 22,6 persen yoy menjadi Rp 686 Miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 887 Miliar," tuturnya dalam keterangan tertulis, Jumat (7/5/2021).

Baca juga: Kuartal I 2021, Semen Indonesia Raup Laba Bersih Rp 450 Miliar

Namun demikian, pada Maret 2021 Bank Mega mencatatkan penurunan total aset sebesar 0,5 persen year to date (ytd) menjadi Rp 111,6 triliun dari posisi akhir tahun 2020 sebesar Rp 112,2 triliun.

Selain itu, penghimpunan dana pihak ketiga Bank Mega juga terkontraksi sebesar 0,9 persen ytd menjadi Rp 78,5 triliun dari posisi akhir tahun 2020 sebesar Rp 79,2 triliun.

Akan tetapi, secara komposisi, rasio CASA Bank Mega pada Maret 2021 membaik menjadi 31 persen dibandingkan pada akhir tahun 2020 sebesar 28 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Membaiknya rasio CASA ini ditopang oleh giro yang tumbuh sebesar 25,6 persen ytd menjadi Rp 10,7 triliun pada Maret 2021 dari posisi akhir tahun 2020 sebesar Rp 8,5 triliun.

Pada sisi penyaluran kredit, meski kondisi perekonomian masih terdampak pandemi Covid-19, Bank Mega masih mengalami pertumbuhan positif sebesar 1,6 persen ytd menjadi Rp 49,3 triliun dari posisi akhir tahun 2020 sebesar Rp 48,5 triliun.

"Hal ini terutama ditopang oleh kredit korporasi yang tumbuh positif sebesar 3,7 persen ytd menjadi Rp 27,2 triliun pada Maret 2021," ucap Kostaman.

Baca juga: Kuartal I-2021, Laba Bersih BSI Tumbuh 12,85 Persen Jadi Rp 742 Miliar



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.