Morgan Stanley Revisi Ekonomi Indonesia 2021 Jadi Hanya 4,5 Persen

Kompas.com - 18/05/2021, 12:06 WIB
Ilustrasi perekonomian Indonesia. Shutterstock/David CarilletIlustrasi perekonomian Indonesia.

Dengan demikian, ekonomi RI tumbuh 5,4 persen (yoy) pada tahun 2022, dari yang sebelumnya diprediksi 5,5 persen (yoy).

Deyi mengungkap, proyeksi mempertimbangkan situasi Covid-19 yang mungkin saja memburuk. Jika gelombang baru Covid-19 di beberapa negara mengarah pada kenaikan angka rawat inap, hal itu dapat menyebabkan lockdown dan membebani permintaan domestik.

"Apalagi muncul varian baru Covid-19 yang tahan terhadap arus vaksinasi," tuturnya.

Lebih lanjut morgan stanley memproyeksi pertumbuhan ekonomi negara-negara di Asean mencapai 5,4 persen (yoy) dari sebelumnya 7,4 persen (yoy). Sementara untuk negara Asia kecuali Jepang, ekonomi tumbuh 8,4 persen (yoy) dari sebelumnya 8,9 persen (yoy).

Baca juga: Meski Ada Larangan Mudik, Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Tembus 7 Persen di Kuartal II-2021

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.