Meski Ada Larangan Mudik, Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Tembus 7 Persen di Kuartal II-2021

Kompas.com - 15/05/2021, 16:16 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat membuka webminar 'Membangun Ekosistem Digital: Optimalisasi Potensi Ekonomi Digital Indonesia', yang diselenggarakan INJABAR Unpad, Jumat (23/4/2021). KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat membuka webminar 'Membangun Ekosistem Digital: Optimalisasi Potensi Ekonomi Digital Indonesia', yang diselenggarakan INJABAR Unpad, Jumat (23/4/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah tetap optimistis perekonomian Indonesia akan kembali tumbuh positif pada kuartal II-2021.

Meskipun pada periode ini terdapat aturan pengetatan perjalanan hingga larangan mudik.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meyakini, pada periode April-Juni 2021, produk domestik bruto (PDB) nasional mampu tumbuh hingga kisaran 7 persen.

Baca juga: Kemenko Perekonomian Sebut Industri Nasional Mulai Membaik

Rendahnya realisasi pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II tahun lalu menjadi alasan utama pemerintah optimis proyeksi tersebut dapat tercapai.

Airlangga menyebutkan, pada kuartal II-2020, PDB harga konstan berada di angka Rp 2.589 triliun.

"Sedangkan di kuartal pertama di tahun 2021 ini itu sudah mendekatai Rp 2.700 (triliun). Dengan basis itu kenaiakn sudah di atas sekitar 4,7 persen. Maka tentu untuk mencapai 7 persen tinggal didorong sedikit lagi," tutur Airlangga dalam sebuah diskusi virtual, Sabtu (15/5/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan telah digulirkannya berbagai stimulus seperti pembebasan Pajak Penjualan Barang Mewah atau PPnBM untuk pembelian mobil tertentu dan diskon Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk sektor properti, konsumsi masyarakat yang merupakan salah satu pendongkrak perekonomian diharapkan mampu tumbuh pesat.

"Kita melihat, konsumsi kita dorong ke 6,9 persen sampai 7,9 persen," kata Airlangga.

Baca juga: Di Momen Lebaran, Wamendag Minta Dukungan Masyarakat Untuk Pulihkan Ekonomi

Selain itu, Airlangga menargetkan konsumsi pemerintah mampu tumbuh 7,6 persen sampai 7,9 persen, Penanaman Modal Tetap Bruto (PMTB) tumbuh 6,7 persen sampai 8,3 persen, ekspor tumbuh 10,5 persen sampai 12 persen, dan impor tumbuh 9,5 persen sampai 14 persen.

"Diharapkan bisa mendorong (pertumbuhan ekonomi) di kisaran 7 persen," ucap dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.