Survei BI: Porsi Pinjaman Bank untuk Pembiayaan Korporasi Turun

Kompas.com - 20/05/2021, 18:09 WIB
Logo Bank Indonesia (BI). KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWANLogo Bank Indonesia (BI).

JAKARTA, KOMPAS.com - Hasil survei Bank Indonesia (BI) menyebutkan, kebutuhan pembiayaan korporasi pada April 2021 terindikasi meningkat.

Saldo Bersih Tertimbang (SBT) kebutuhan pembiayaan korporasi pada April 2021 tercatat sebesar 24,8 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan SBT pada Maret 2021 yakni 16,6 persen.

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, peningkatan kebutuhan pembiayaan terutama disampaikan oleh responden pada sektor pertanian, perikanan dan kehutanan, informasi dan komunikasi, penyediaan makanan dan minuman, serta pertambangan.

Baca juga: BI: Jadi Pilar Penting Ekonomi, Wakaf Perlu Diperluas ke Proyek Komersial

"(Pembiayaan) digunakan utamanya untuk mendukung aktivitas operasional," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (20/5/2021).

Berdasarkan hasil survei, pemenuhan kebutuhan pembiayaan masih didominasi oleh dana sendiri yang menunjukkan peningkatan menjadi 57,7 persen dari 51,6 persen pada bulan sebelumnya.

Kemudian, kebutuhan pembiayaan diperoleh dari pemanfaatan fasilitas kelonggaran tarik juga meningkat 7,3 persen, dari bulan sebelumnya yang sebesar 6,5 persen.

Sementara porsi pinjaman ke perbankan dalam negeri dan perusahaan induk tercatat merosot dibanding bulan sebelumnya, dimana masing-masing menjadi sebesar 10,2 persen dan 6,6 persen.

"Porsi pinjaman perbankan dalam negeri dan pinjaman dari perusahaan induk terindikasi menurun dibandingkan periode sebelumnya," ujar Erwin.

Dari sisi penawaran perbankan, penyaluran kredit baru pada April 2021 masih tumbuh meskipun terindikasi melambat dibandingkan bulan sebelumnya.

Berdasarkan kelompok bank, pertumbuhan penyaluran kredit baru pada April 2021 diprakirakan terjadi pada seluruh kategori bank dan untuk seluruh jenis kredit.

"Sementara itu, untuk keseluruhan periode Triwulan II 2021, penyaluran kredit baru diprakirakan tumbuh lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya, terindikasi dari SBT perkiraan penyaluran kredit baru sebesar 81,1 persen," ucap Erwin.

Baca juga: BI Diproyeksi Naikkan Suku Bunga 50 Bps hingga Akhir 2022

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.