Hong Kong Larang Penerbangan dari Indonesia, Kemenhub: Hal yang Wajar

Kompas.com - 26/06/2021, 12:34 WIB
Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto Kompas.com/YOGA SUKMANADirjen Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) buka suara terkait keputusan Pemerintah Hong Kong yang menutup akses penerbangan dari Indonesia ke negara tersebut.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto mengatakan, penutupan penerbangan dari Indonesia ke Hong Kong merupakan hal wajar dan harus dihormati serta disikapi secara bijak di tengah situasi pandemi Covid-19.

“Setiap negara memiliki hak dan langkah antisipasi yang berbeda dalam melindungi warganya, salah satunya dengan melakukan penutupan penerbangan dari dan ke negara lain yang memiliki kasus penyebaran Covid tertinggi”, ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/6/2021).

Baca juga: Kasus Covid-19 Tinggi, Penerbangan dari Indonesia Dilarang Masuk Hong Kong Mulai Hari Ini

Novie mengingatkan, Indonesia sebelumnya juga pernah melakukan langkah antisipasi melindungi masuknya warga negara asing yang sedang mengalami wabah di negaranya.

Langkah tersebut diambil untuk meminimalisir penyebaran virus yang telah merebak sejak tahun lalu itu.

“Indonesia pernah mengambil sikap melarang masuknya warga negara dari atau transit di Inggris ke Indonesia, begitupun dengan warga negara India. Jadi larangan terbang dari Indonesia ke Hong Kong merupakan hal yang wajar”, tuturnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun demikian, Novie terus menghimbau agar semua maskapai baik nasional maupun internasional untuk selalu mematuhi peraturan yang berlaku, dan memastikan calon penumpang memiliki surat keterangan sehat yang sudah divalidasi oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di bandara.

Baca juga: Sederet Fakta Garuda Indonesia Dilarang Terbang ke Hong Kong

“Di tengah pandemi ini, Kami mengimbau kepada seluruh maskapai maskapai untuk dapat mengecek ulang surat kesehatan dan mengamati apakah calon penumpang memperlihatkan gejala seperti demam, batuk, flu serta gejala lainnya agar dapat dilakukan penanganan sesuai SOP yang berlaku,” tuturnya.

Sebagai informasi, Hong Kong melarang penerbangan penumpang dari Indonesia mulai Jumat (25/6/2021) kemarin.

Hal tersebut dikarenakan Hong Kong menempatkan Indonesia menjadi negara berisiko sangat tinggi untuk virus corona.

Pada Rabu (23/6/2021), pemerintah Hong Kong menyampaikan, penangguhan penerbangan dilakukan setelah jumlah kasus Covid-19 yang diimpor dari Indonesia melewati ambang batas yang ditetapkan.

Baca juga: Kemenhub Buka 2.445 Formasi CPNS 2021, untuk Lulusan SMA hingga S2

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.