Nama Dicatut Investasi Ilegal, Perusahaan Milik Sandiaga Uno Lapor ke OJK dan BEI

Kompas.com - 06/07/2021, 17:40 WIB
Direktur Investasi Saratoga Devin Wirawan di Jakarta, Kamis (18/7/2019) Kompas.com/YOGA SUKMANADirektur Investasi Saratoga Devin Wirawan di Jakarta, Kamis (18/7/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) menegaskan, tidak pernah menawarkan dan menjanjikan investasi dalam bentuk apapun melalui aplikasi pesan instan maupun sosial media.

Atas kejadian tersebut, manajemen SRTG telah menyampaikan laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait aktivitas investasi ilegal yang mengatasnamakan Saratoga.

Adapun aktivitas investasi ilegal itu dilakukan melalui tiga akun berbeda di aplikasi layanan pengirim pesan instan multiplatform Telegram.

Baca juga: Masuk Daftar Investasi Ilegal, Auto Trade Gold Bakal Datangi OJK

"Saratoga tidak pernah membuat, mengaktifkan dan mengendalikan akun di aplikasi pesan instan tersebut untuk tujuan menawarkan investasi," ujar Direktur Investasi Devin Wirawan melalui keterangan tertulis, Selasa (6/7/2021).

Perusahaan yang salah satu pemegang sahamnya adalah Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno ini juga telah melaporkan segala bentuk aktivitas ilegal yang mencatut nama perusahaan kepada Kepolisian serta pengelola platform digital Telegram.

Perusahaan meminta agar akun tersebut dapat segera dihapus sehingga tidak menimbulkan kerugian, baik dari sisi Saratoga maupun masyarakat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut Devin menjelaskan, setiap informasi dari perusahaan selalui disampaikan melalui website resmi perusahaan yaitu www.saratoga-investama.com dan keterbukaan informasi melalui OJK dan BEI.

Baca juga: Simak, Ciri-ciri dan Modus Investasi Ilegal

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah tergiur dengan berbagai tawaran investasi yang tidak jelas, termasuk yang ada di platform media sosial dengan mengatasnamakan Saratoga. Kami akan menindak dan melakukan langkah hukum secara tegas kepada pihak-pihak yang mencemarkan nama baik dan merugikan perusahaan," kata dia.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.