Sistem Zonasi Sekolah Sebabkan 3,2 Juta Penduduk Pindah Antar-provinsi Selama Semester I

Kompas.com - 07/07/2021, 05:45 WIB
Ilustrasi KTP Shutterstock.comIlustrasi KTP

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah mencatat, pada semester I 2021, pergerakan penduduk yang berpindah dari satu provinsi ke provinsi yang lain begitu tinggi.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Zudan Arif Fakrulloh menyebutkan, perpindahan itu mencapai 3,2 juta orang. Artinya, rata-rata tiap bulannya penduduk yang berpindah sebanyak 500.000 orang.

"Ada fakta yang sangat menarik bahwa penduduk kita itu memiliki dinamika yang sangat tinggi," ujarnya dalam webinar virtual ABDI bertajuk "Satu Data Indonesia", Selasa (6/7/2021).

Baca juga: Ditjen Pajak dan Dukcapil Kerja Sama Pemanfaatan Data Kependudukan

Sementara pada Juni tahun ini, perpindahan penduduk melonjak dibandingkan pada Mei 2021, yang mencapai 742.000 orang.

"Lebih menariknya lagi adalah di bulan Juni, tingkat perpindahan penduduknya sangat tinggi. Kalau di bulan Mei 421.000, di bulan Juni, penduduk kita yang berpindah 742.000," ujarnya.

Alasan perpindahan penduduk yang melonjak tersebut, menurut Zudan, kemungkinan disebabkan anak sekolah yang menyesuaikan zonasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mungkin perpindahan ini kaitannya dengan anak sekolah yang masuk SMU terkait dengan zonasi terindikasi dengan perpindahan penduduk," katanya.

Baca juga: 3 Cara Cek NIK KTP Secara Online via Handphone

Sedangkan angka kelahiran, dalam enam bulan terakhir ini terjadi penambahan sebanyak 376.000 bayi yang baru lahir. Hal ini, menurut dia, dicerminkan dengan pembuatan akta kelahiran.

"Kemungkinan, bayi yang baru lahir lebih besar karena ada akta kelahirannya belum dikeluarkan. Selama enam bulan, ada kurang lebih 619.000 angka kematian. Bisa jadi tingkat kematian lebih dari itu," jelas Zudan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.