[KURASI KOMPASIANA] Cara Sederhana Basmi Hama di Rumah

Kompas.com - 14/07/2021, 17:21 WIB
ilustrasi kecoak terbang dan mengejar shutterstock.comilustrasi kecoak terbang dan mengejar

KOMPASIANA---Hidup bersih dan sehat adalah keharusan bagi setiap orang kalau tidak ingin terserang oleh penyakit dan hama di rumah.

Penyebab hama di rumah adalah kebiasaan penghuninya yang tidak menerapkan hidup bersih dan sehat.

Pasaknya hama paling senang hidup di tempat-tempat yang kotor seperti pembuangan sisa-sisa makanan, tempat lembap, saluran air yang tidak lagi digunakan dan masih banyak tempat lainnya.

Dampak yang ditimbulkan oleh hama ini pun beragam, mulai dari penyakit hingga rusaknya bagian rumah.

Kalau sudah begini tentu kamu tidak ingin kan rumahmu jadi sarang hama?

Berikut ini tiga konten menarik di Kompasiana mengenai cara sederhana membasmi hama di rumah:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Membiasakan Memelihara Lingkungan Bersih dan Sehat, agar Terhindar dari Hama yang Menjengkelkan

Kebersihan merupakan hal utama untuk di pelihara. Karena bersih menunjukkan kualitas hidup seseorang. Alasan mendasar alasan hidup bersih dan sehat, selain terindarnya dari penyakit, adalah menghindari hama.

Hama tidak hanya ada di sawah atau kebun, tetapi bisa juga ada di rumah, seperti semut, kecoak, tikus, cicak, kuman, bakteri, ulat bulu, nyamuk, lalat, bahkan hama yang tidak kasat mata, tentunya menjadikan hidup kita resah dengan keberadaannya.

Agar terhindar hama ini ada baiknya melakukan beberapa hal untuk menciptakan situasi dan kondisi yang aman dan nyaman dalam lingkungan rumah kita.

Pertama, jangan ragu untuk melakukan penyemprotan pembunuh hama minimal sebulan sekali. (Baca selengkapnya)

2. Dari Trik Membasmi Kutu Busuk sampai Poster Nike Ardilla, Kok Bisa Ya?

Kompasianer Inosensius Sigaze berpendapat ada cara yang lebih ampuh membersihkan hama kutu busuk ketimbang menyemprotkan cairan antihama.

Pertama, menurutnya dia, adalah dengan membersihkan tempat tidur setidaknya seminggu sekali.

Tempat tidur ini tidak saja dicuci tetapi dijermur di tempat yang panas. Sebab kutu busuk tidak bisa tahan panas dengan suhu lebih dari 30 derajat celsius.

"Kutu busuk selalu bersembunyi pada bagian yang sulit dilihat, sesuai dengan ukuran badannya yang tipis mili centi meter. Disiplin membersihkan tempat tidur secara berkala menjadi cara praktis dan sederhana menghambat perkembangbiakan kutu busuk," tulisnya. (Baca selengkapnya)

3. Betapa Bodoh Saya karena Mengejar Tikus!

Kompasianer Edward Hora berbagi pengalamannya berburu tikus di rumahnya.

Namun, menurut dia, berburu tikus di rumah adalah hal sia-sia. Sebab, tikus teramat pintar untuk diburu.

Akan tetapi, sepintar-pintar tikus, dia akan kalah juga dengan satu hal. Ya, dengan makanan.

Sang tikus akan sangat tergiur dengan sepotong makanan. Misalnya, tulang ayam ataupun roti sisa.

Lalu apa yang bisa dilakukan dengan sisa makan itu tadi? (Baca selengkapnya) (IBS)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.