Dengan Kredivo, Belanja Minimal Rp 500.000 Bisa Nyicil dengan Bunga 0 Persen Selama 3 Bulan

Kompas.com - 21/07/2021, 14:35 WIB
- -

JAKARTA, KOMPAS.com – Platform pembiayaan Kredivo menghadirkan cicilan 0 persen dengan tenor 3 bulan untuk menjangkau dan memperluas akses kredit.

Program ini juga diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengelola cash flow di masa pandemi.

General Manager Kredivo Lily Suriani mengungkapkan, program ini rencananya akan diimplementasikan secara permanen oleh Kredivo, mengingat pola konsumsi di masyarakat yang telah berubah karena pandemi.

Baca juga: Jalin Kerja Sama dengan eFishery, Kredivo Perluas Pembiayaan ke Sektor Perikanan

“Program ini diharapkan dapat memberikan suku bunga yang lebih kompetitif dan terjangkau di industri. Diharapkan juga membantu masyarakat mengelola cash flow-nya dengan lebih baik, sebagai kunci untuk tetap memiliki peace of mind selama ketidakpastian akibat pandemi, baik untuk rumah tangga maupun usaha kecil menengah,” ungkap Lily melalui siaran pers, Rabu (21/7/2021).

Lily mengatakan, melalui program ini, pengguna dapat berbelanja berbagai macam kebutuhan di ribuan merchant online maupun offline, termasuk mayoritas e-commerce besar di Indonesia, dengan cicilan 3 bulan dan bunga 0 persen, dengan minimal transaksi belanja yang bisa dicicil adalah Rp 500.000.

Sebelumnya, Kredivo juga telah menghadirkan fitur bayar dalam 30 hari menawarkan bunga 0 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan Laporan Perilaku Konsumen e-Commerce 2021 oleh Kredivo dan Katadata Insight Center, percepatan adopsi digital di masa pandemi juga membuat PayLater menjadi salah satu pembayaran digital dengan pertumbuhan paling cepat di e-commerce dalam satu tahun terakhir.

“PayLater telah menjadi alternatif pembayaran cicilan yang populer selain kartu kredit. Dari konsumen yang menyatakan pernah menggunakan PayLater, 55 persen pengguna baru menggunakannya di saat pandemic,” jelas Lily.

Baca juga: Lagi, Kredivo Dapat Suntikan Dana Segar Rp 1,4 Triliun

Di sisi lain, pembatasan aktivitas dan mobilitas masyarakat juga akan berdampak kepada masyarakat, sehingga perlu menyiasati cash flow secara bijaksana agar dapat bertahan di dalam situasi ini.

Dalam laporan juga disebutkan, selama pandemi, masyarakat pengguna e-commerce lebih banyak membeli produk yang sifatnya meningkatkan produktivitas dan mengurangi belanja produk non-pokok guna menekan pengeluaran di masa pandemi.

Temuan lain, selain paylater digunakan untuk membeli kebutuhan mendesak atau berbelanja dengan cicilan pendek, 41 persen konsumen memilih fitur paylater untuk mengontrol cash flow (pengeluaran bulanan).

“Seiring perkembangan PayLater, kami melihat ruang yang lebih luas membantu masyarakat melalui layanan keuangan yang cepat, aman dan terpercaya. Kami percaya program ini bisa memberikan stimulus ekonomi kepada para pedagang yang berjualan secara online atau di marketplace,” tambah Lily.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

Rilis
Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Whats New
Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Rilis
Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Whats New
Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Whats New
RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

Whats New
Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Whats New
Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Whats New
Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Whats New
Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Whats New
Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Whats New
Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Whats New
Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Whats New
Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Whats New
Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X