Risma Usul Gunakan Kartu Elektronik untuk Percepat Penyaluran Bansos

Kompas.com - 23/07/2021, 17:06 WIB
Mensos Tri Rismaharini akan segera mengirimkan data penerima BST dan PKH ke Bulog. DOK. PERUM BULOGMensos Tri Rismaharini akan segera mengirimkan data penerima BST dan PKH ke Bulog.
Penulis Mutia Fauzia
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Sosial Tri Rismaharini mengusulkan penggunaan kartu elektronik dalam penyaluran bantuan sosial (bansos).

Hal tersebut ia usulkan kepada himpunan bank milik negara (Himbara), Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar proses penyaluran bansos bisa lebih cepat.

"Nah, bank itu memerlukan waktu sekitar 1 bulan untuk mencetak kartu. Cukup lama. Saya sudah bicara sama Himbara, BI (Bank Indonesia), dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan), bagaimana kalau menggunakan kartu elektronik saja (melalui sistem digital). Jadi tidak usah mencetak dan menggunakan kartu yang seperti ATM itu,” kata Risma seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Jumat (23/7/2021).

Baca juga: Banyak Bansos Pemerintah Saat PPKM, Begini Cara Cek Penerimanya

Ia menjelaskan, proses penyaluran bansos baru terkait dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) memang membutuhkan terobosan baru.

Sebab, pemerintah telah menambahkan penerima bantuan sebanyak 5,9 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

Bansos tersebut berupa bantuan non-tunai usulan daerah yang disalurkan melalui Himbara dengan mekanisme non-tunai seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)/Kartu Sembako menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Selain usulan penggunaan kartu elektronik, Risma juga mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan verifikasi dan validasi data.

Khususnya dalam memenuhi alokasi penerima bantuan non tunai kepada 5,9 jtua keluarga.

"Karena kan sesuai ketentuan dalam undang-undang data penerima diusulkan oleh daerah. Untuk mengakselerasi penyaluran bantuan, kami mengintensifkan koordinasi dengan pemda,” kata mantan Walikota Surabaya tersebut.

Baca juga: Bansos Mulai Dibagikan, Luhut: Jangan Sampai Ada Data Fiktif

Untuk diketahui, selama PPKM, pemerintah menyalurkan beberapa program bansos tambahan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.