Kompas.com - 01/08/2021, 14:14 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi

Analis Global Kapital Investama Alwi Assegaf juga mengatakan memang harga emas saat ini naik karena The Fed masih mempertahankan kebijakan akomodatif dalam waktu dekat ini.

Namun, melihat data inflasi AS belakangan yang sudah melebihi target inflasi di 2 persen, tidak menutup kemungkinan pelaku pasar akan berpikir bahwa pengetatan moneter dan tapering off akan menjadi bom waktu yang bisa mengoreksi harga emas kembali.

"Jadi prospek terjadi tapering atau sinyal tapering yang kelak The Fed sampaikan mungkin saja di kuartal IV-2021 bisa saja kembali menahan kenaikan harga emas," kata Alwi.

Alwi memproyeksikan hingga akhir tahun ini harga emas cenderung sideways. "Harga emas sentuh 1.900 dollar AS sudah cukup tinggi jika melemah bisa ke 1.750 dollar AS," kata Alwi.

Baca juga: Sering Digigit, Apakah Medali Emas Olimpiade Berbahan Emas Murni?

Begitu pun prospek harga emas batangan Logam Mulia Antam juga berpotensi bergerak sideways di Rp 930.000 pada akhir tahun ini.

Faisyal merekomendasikan buy on dips dan menyarankan investor tetap memperhatikan perkembangan politik dan ekonomi AS. (Danielisa Putriadita)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id degan judul Ekonomi AS kembali diragukan, harga emas diramal bisa tembus US$ 2.000 per ons troi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.