Kompas.com - 01/08/2021, 09:08 WIB
Ilustrasi saham, pergerakan saham. portofolio adalah, apa itu portofolio, arti portofolio. PIXABAY/STOCKSNAPIlustrasi saham, pergerakan saham. portofolio adalah, apa itu portofolio, arti portofolio.

JAKARTA, KOMPAS.com - Portofolio adalah istilah yang cukup familiar bagi mereka yang terjun di bidang investasi. Portofolio sendiri erat kaitannya dengan diversifikasi investasi. Lalu apa itu portofolio?

Dikutip dari Investopedia, portofolio adalah kumpulan investasi keuangan seperti saham, obligasi, uang tunai, komoditas, reksadana, setara kas, dan semua instrumen investasi yang diperdagangkan di bursa.

Arti portofolio bagi sebagian orang seringkali hanya terbatas pada investasi di pasar modal. Padahal, portofolio bisa lebih luas.

Arti portofolio dalam investasi bisa berupa real estate, barang seni, emas, dan bentuk penanaman modal lainnya yang diharapkan bisa mendatangkan keuntungan di masa mendatang.

Baca juga: Apa Itu Sekuritas dalam Perdagangan Saham?

Dengan banyak portofolio lewat diversifikasi, tentunya investor bisa meminimalkan risiko kerugian atas investasi yang dilakukannya. Diversifikasi adalah upaya investor menempatkan investasinya pada lebih dari satu portofolio.

Sebagai contoh, apabila seorang investor meletakan seluruh dananya untuk membeli satu jenis saham, maka ada risiko di mana ia akan kehilangan semua dana tersebut apabila harga saham tersebut ambruk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Itu sebabnya, seorang investor dengan jam terbang tinggi akan menempatkan pada banyak portofolio saham, termasuk kemungkinan menempatkan investasinya pada portofolio lainnya di luar saham seperti obligasi.

Tak hanya di pasar modal, diversifikasi portofolio juga berlaku untuk pasar komoditas, investasi properti, valas, dan sebagainya.

Baca juga: Apa Itu Right Issue Saham? Kenali Untung Ruginya Bagi Investor

Fungsi diversifikasi portofolio adalah meminimalkan kerugian. Karena kemungkinan kehilangan uang yang sudah diinvestasikan baik sebagian atau seluruhnya bisa diperkecil.

Seperti diungkapkan Warren Buffet, jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang. Karena apabila kerangjangnya jatuh, maka tidak semua telurnya akan ikut pecah.

Artinya jika investor ingin melakukan investasi, maka janganlah berinvestasi pada satu instrumen saja. Investor harus menciptakan arti portofolio yang beragam agar bisa meminimalisir kerugian dan memaksimalkan potensi keuntungannya.

Dikutip dari laman Sikapiuangmu OJK, berikut ini beberapa langkah yang perlu diperhatikan dalam diversifikasi portofolio.

  • Pastikan bahwa portofolio investasi sesuai dengan profil risiko
  • Tentukan alokasi dana investasi
  • Jeli memilih portofolio investasi
  • Rutin melakukan penyesuaian

Baca juga: Apa Itu Diversifikasi: Definisi, Manfaat, dan Contohnya



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.