Taufan Teguh Akbari
Pengamat Kepemimpinan dan Kepemudaan

Pengamat dan praktisi kepemudaan, komunikasi, kepemimpinan & komunitas. Saat ini mengemban amanah sebagai Wakil Rektor 3 IKB LSPR, Chairman Millennial Berdaya Nusantara Foundation (Rumah Millennials), Pengurus Pusat Indonesia Forum & Konsultan SSS Communications.

Kepemimpinan ala Crazy Rich Millennial

Kompas.com - 01/08/2021, 21:22 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Dalam satu studi kualitatif, Do, Nguyen, & Dinh (2018) menemukan bahwa para pemimpin muda di Vietnam memiliki kemampuan kepemimpinan untuk menginspirasi dan memotivasi bawahan dalam mengeksplorasi karakteristik umum seperti pendengar yang baik, optimisme, dan kebahagiaan.

Riset ini menjadi gambaran mengenai bagaimana milenial memimpin saat ini. Jika kita menggabungkan hasil riset di atas, milenial akan menjadi atasan yang memiliki empati tinggi, mengedepankan komunikasi serta feedback.

Terlebih, di era pandemi saat ini, memimpin dengan empati menjadi suatu hal yang wajib dilakukan. Namun, satu hal yang paling penting adalah mereka tahu bagaimana memperlakukan anggotanya.

Crazy rich millennial memiliki pandangan bagaimana pentingnya membangun followership dan ikatan antara pemimpin dan anggotanya. Mereka sadar, bahwa tanpa anggota, mereka tidak mampu mencapai kesuksesan yang sekarang mereka nikmati.

Ini ditunjukkan oleh seorang presenter populer, Raffi Ahmad. Artis yang juga sekaligus pengusaha yang mendirikan RANS Entertainment ini menunjukkan kepemimpinan yang empatik.

Raffi Ahmad terlihat sangat peduli kepada karyawannya. Bahkan, ketika COVID-19 naik, ia menyuruh karyawannya bekerja dari rumah bahkan menaikkan gaji mereka sebesar 20 persen.

Suatu hal yang menarik dan mengedepankan kondisi manusia yang ketika pandemi kesejahteraannya turun.

Sebelum pandemi pun, Raffi memang dikenal sebagai orang yang royal, terutama ketika karyawannya berhasil mengejar target bisnisnya. Dia tak tanggung-tanggung memberikan bonus yang besar bagi karyawannya. Alhasil, karyawannya pun menjadi lebih sejahtera dan semangat untuk bekerja.

Selain menyejahterakan karyawannya, Raffi dikenal sebagai sosok yang tidak mudah marah kecuali jika terlambat. Raffi menanamkan disiplin tinggi pada karyawannya untuk tidak terlambat bekerja.

Ada juga Arief Muhammad, seorang YouTuber dan juga pengusaha. Dalam memimpin usahanya, dia memperlakukan karyawannya dengan empatik dan memerhatikan kesejahteraannya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kehadiran Investor Strategis Diharapkan Bisa Dongkrak Kinerja Garuda Indonesia di Masa Mendatang

Kehadiran Investor Strategis Diharapkan Bisa Dongkrak Kinerja Garuda Indonesia di Masa Mendatang

Whats New
IFEX 2022, Ajang Produsen Mebel dan Kerajinan Lokal Gaet 'Buyers' Internasional

IFEX 2022, Ajang Produsen Mebel dan Kerajinan Lokal Gaet "Buyers" Internasional

Whats New
Menko Airlangga Minta Para Bos di Sektor Keuangan Wajibkan Karyawan Vaksin 'Booster'

Menko Airlangga Minta Para Bos di Sektor Keuangan Wajibkan Karyawan Vaksin "Booster"

Whats New
Dukung Produk Dalam Negeri dan UMKM, Semen Indonesia Gandeng Yayasan Dharma Bhakti Astra

Dukung Produk Dalam Negeri dan UMKM, Semen Indonesia Gandeng Yayasan Dharma Bhakti Astra

Whats New
 Erick Thohir: Jadi Pejabat Harus Siap Dimaki...

Erick Thohir: Jadi Pejabat Harus Siap Dimaki...

Whats New
Cegah Stunting, BKKBN Gandeng Dexa Group Jadi Mitra

Cegah Stunting, BKKBN Gandeng Dexa Group Jadi Mitra

Whats New
Diserahkan ke Angkasa Pura Aviasi, Apa Saja Target Bandara Kualanamu ke Depan?

Diserahkan ke Angkasa Pura Aviasi, Apa Saja Target Bandara Kualanamu ke Depan?

Whats New
Karena Ukraina Luhut Akui: Enggak Gampang Naikkan Harga TBS

Karena Ukraina Luhut Akui: Enggak Gampang Naikkan Harga TBS

Whats New
Penumpang Kereta Meningkat Jelang Idul Adha, KAI Pastikan Prokes Diterapkan

Penumpang Kereta Meningkat Jelang Idul Adha, KAI Pastikan Prokes Diterapkan

Whats New
Erick Thohir Yakin Bandara Kualanamu Bisa Dongkrak Hubungan Dagang RI dan India

Erick Thohir Yakin Bandara Kualanamu Bisa Dongkrak Hubungan Dagang RI dan India

Whats New
Luhut Geram Minyak Sawit RI Diatur Malaysia: yang Benar Sajalah!

Luhut Geram Minyak Sawit RI Diatur Malaysia: yang Benar Sajalah!

Whats New
Milenial, Simak Tips Mengatur Uang secara Bijak

Milenial, Simak Tips Mengatur Uang secara Bijak

Spend Smart
Lima Tips Cuan 'Trading' Kripto Saat Kondisi Pasar Cenderung Turun

Lima Tips Cuan "Trading" Kripto Saat Kondisi Pasar Cenderung Turun

Earn Smart
Risiko Global Meningkat, Bos OJK Sebut Sektor Jasa Keuangan Harus Waspada

Risiko Global Meningkat, Bos OJK Sebut Sektor Jasa Keuangan Harus Waspada

Whats New
Harga Cabai hingga Bawang Naik, Luhut: Saya Usul Bupati Bikin Pertanian Kecil...

Harga Cabai hingga Bawang Naik, Luhut: Saya Usul Bupati Bikin Pertanian Kecil...

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.