Menko Airlangga Beberkan Strategi Pemerintah Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19 di Luar Jawa-Bali

Kompas.com - 03/08/2021, 19:40 WIB
Ketua KPCPEN Airlangga Hartarto menyampaikan keterangan pers usai Rapat Terbatas mengenai Penanganan Pandemi Covid-19, secara virtual, Senin (21/06/2021) Dok SetkabKetua KPCPEN Airlangga Hartarto menyampaikan keterangan pers usai Rapat Terbatas mengenai Penanganan Pandemi Covid-19, secara virtual, Senin (21/06/2021)

JAKARTA, KOMPAS.com - Tren penurunan penyebaran kasus Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali selama beberapa hari terakhir, diiringi dengan kenaikan kasus Covid-19 di luar wilayah tersebut.

Merespons hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah akan terus melakukan berbagai upaya perbaikan guna mengantisipasi lonjakan kasus.

Pada tingkat hulu, peningkatan testing terus didorong mencapai target minimal testing per hari yang ditetapkan instruksi Mendagri.

Baca juga: FIFGroup Telah Salurkan Bantuan Sembako Senilai Rp 23,8 Miliar Selama Pandemi Covid-19

Di beberapa daerah angka testing sudah naik mendekati target, di mana secara keseluruhan naik rata-rata 50 persen.

"Seperti di Kota Tarakan sudah 78,5 persen dari instruksi Mendagri terkait target harian, Kota Jayapura 73,1, Kota Pekanbaru 67,9, dan Makassar 62,2 persen," kata Airlangga dalam keterangan tertulis, Selasa (3/8/2021).

Selain testing, imbuh Airlangga, peningkatan tracing terus didorong dan akan dipersiapkan metode digital tracing. Kepatuhan penggunaan masker, dan target vaksinasi daerah juga terus digencarkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Vaksinasi di beberapa kota besar luar Pulau Jawa presentasenya tercatat sudah di atas level nasional, yaitu di Kota Medan 33,39 persen, Makassar 39,41 persen, Banjarmasin 26,9 persen, Pekanbaru 42 persen, Kota Banjarbaru 27 persen, Jayapura 41,62 persen, dan Kepri di atas 60 persen. 

Airlangga menambahkan, untuk tingkat hilir, pemerintah juga menjaga tingkat bed occupation rate, menambah kapasitas tempat tidur dan disiapkan juga fasilitas isolasi terpusat, serta menjaga ketersediaan obat-obatan dan pasokan oksigen medis.

Baca juga: Pemerintah Gelontorkan Anggaran PEN Rp 305,50 Triliun untuk Penanganan Covid-19

"Oksigen ini klaster-klaster di luar Pulau Jawa mulai dari pabrikan yang ada di Medan, di Palembang, di Kalimantan Timur, di Sulawesi Selatan, kemudian di Sulawesi Tengah, kemudian di Maluku Utara, serta di Papua juga dipersiapkan," tutur Airlangga.

"Tadi dengan koordinasi Pak Menko Marinves, kita juga menyeimbangkan pasokan dari Jawa untuk keluar Jawa, ditambah lagi kebijakan kemudahan untuk impor di daerah perabatasan, seperti di Kalimantan Barat," imbuh dia.

Selain menerapkan langkah-langkah tersebut, pemerintah juga kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di 45 kota atau kabupaten luar Pulau Jawa-Bali, sampai sampai 9 Agustus 2021.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaga Keamanan Pelayaran, Indonesia Punya 285 Menara Suar

Jaga Keamanan Pelayaran, Indonesia Punya 285 Menara Suar

Rilis
Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Whats New
Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Whats New
Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Earn Smart
Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Rilis
Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Whats New
Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Whats New
BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

Whats New
Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Whats New
Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Whats New
Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Whats New
Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Whats New
PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

Whats New
Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Rilis
Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.