Kompas.com - 06/08/2021, 23:59 WIB
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

 

Sepanjang semester I-2021, LPS telah menurunkan tingkat bunga penjaminan (TBP) sebesar 50 bps untuk simpanan dalam rupiah di bank umum dan BPR, serta sebesar 50 bps untuk simpanan dalam valuta asing di Bank Umum. Adapun, TBP masing-masing menjadi 4,00 persen untuk simpanan dalam rupiah di bank umum, 6,50 persen untuk simpanan dalam rupiah di BPR serta 0,50 persen untuk simpanan dalam valas di bank umum.

“TBP LPS dan BI 7 days Repo Rate yang berada di level yang rendah serta terjaganya likuiditas perbankan telah mendorong tren penurunan suku bunga simpanan terus berlanjut. Sejak akhir kuartal IV 2020 suku bunga rata-rata Rupiah pada seluruh bank umum terpantau turun 91 bps, sementara untuk valuta asing turun 19 bps,” ujarnya.

Menurutnya, LPS juga masih mempunyai ruang untuk menurunkan TBP, dan jika keadaan memang memungkinkan LPS akan menurunkan ke level yang lebih mendukung untuk pertumbuhan ekonomi.

Baca juga: Greysia Polii dan Apriyani Rahayu Dapat Tabungan Reksa Dana Senilai Rp 300 Juta

Bila tren penurunan suku bunga simpanan terus berlanjut, maka dana yang saldo di atas Rp 5 miliar akan lebih banyak yang dibelanjakan. Bunga simpanan yang relatif lebih tinggi cenderung membuat pemilik dana besar enggan berbelanja karena mungkin masih menikmati bunga yang besar.

"Namun kalau bunganya turun lagi, kemungkinan mereka menjadi tidak enggan lagi untuk belanja, dan jika pemilik dana besar ini mulai belanja harusnya ekonomi mulai semakin terdorong. Akibatnya, masyarakat yang memiliki pendapatan lebih rendah juga akan menerima dampak positif yang lebih besar dari belanja pemilik simpanan besar tadi,” ujar Purbaya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menekankan bahwa LPS akan terus mencermati respons penurunan suku bunga simpanan dan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan pemulihan ekonomi nasional dan kinerja industri perbankan melalui koordinasi yang sinergis bersama seluruh Lembaga-Lembaga Anggota KSSK lainnya, sesuai dengan kewenangan masing-masing lembaga.

“Bersama-sama dengan lembaga-lembaga anggota KSSK lainnya, LPS akan terus memperkuat koordinasi dan sinergi kebijakan dalam rangka menjaga stabilitas sistem keuangan dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional,” ujarnya. (Dina Mirayanti Hutauruk | Khomarul Hidayat)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: LPS: Perekonomian nasional telah menunjukkan sinyal pemulihan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.