Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Buka Rekening Bank Neo Commerce secara Online

Kompas.com - 13/09/2021, 15:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) atawa BNC minggu lalu mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengimplementasikan fitur Digital Customer Onboarding. Izin ini memungkinkan nasabah melakukan pembukaan rekening baru secara online atau digital dalam aplikasi neo+.

Lewat fitur ini, calon nasabah dapat dengan lebih mudah dan cepat membuka rekening Bank Neo. Keseluruhan prosesnya dilakukan secara online melalui 3 tahap di aplikasi neo+ yaitu isi data diri dan kata sandi, unggah KTP, dan terakhir proses verifikasi dengan unggah foto diri atau selfie yang kesemua prosesnya dilakukan hanya dalam 2 menit.

Direktur Utama BNC, Tjandra Gunawan mengatakan, kehadiran layanan pembukaan rekening secara online dalam aplikasi neo+ sangat memudahkan calon nasabah untuk menjadi Neo Customers.

"Kami percaya layanan ini akan memberikan pengalaman baru bagi para calon Neo Customers dalam menggunakan layanan bank digital yang kini menjadi lebih mudah, nyaman dan aman. Kami tentu akan terus menyediakan inovasi-inovasi lanjutan besutan BNC untuk memenuhi kebutuhan para Neo Customers,” ujar Tjandra dalam keterangan tertulis, Senin (13/9/2021).

Baca juga: Pemerintah Dinilai Perlu Buat Cukai Khusus Industri HPTL, Ini Alasannya

BNC telah memiliki lebih dari 6 juta nasabah yang sudah menggunakan layanan BNC. Sekedar catatan, per periode 3-10 September saja, neo+ telah menambah lebih dari 730.000 Neo Customers dari seluruh Indonesia. Angka ini melonjak jauh dibandingkan periode 27 Agustus-2 September yang hanya bertambah sejumlah 350.000 nasabah.

Lonjakan ini juga terjadi berkat layanan pembukaan rekening secara online yang telah didapatkan izinnya minggu lalu. Pencapaian ini merupakan bentuk antusiasme dan kepercayaan masyarakat terhadap BNC yang telah melakukan berbagai upaya konstruktif untuk meningkatkan fundamental perusahaan dan sistem teknologi BNC sejak bertransformasi menjadi bank digital.

”Pertumbuhan jumlah nasabah BNC (atau Neo Customers) yang eksponensial merupakan wujud nyata dari tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap BNC dan oleh karenanya kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan merupakan tanggung jawab kami untuk menjawabnya dengan layanan perbankan digital yang terbaik,” tambah Tjandra.

Baca juga: Tips Buka Usaha dengan Modal Kecil

Beberapa layanan dan produk inovatif yang sudah ada di aplikasi neo+ diantaranya adalah Neo Jurnal yang membantu nasabah untuk mengatur keuangannya, Phone-transfer dan juga interaksi antar nasabah berbasis chat via neo+ serta berbagai promosi menarik.

Ke depannya BNC akan terus memberikan berbagai layanan dan produk menarik, seperti diantaranya QRIS, PPOB, Lifestyle services, Direct Loan, Direct Debit, dan lain sebagainya. BNC berharap seluruh Neo Customers dapat merasakan manfaat dari kehadiran perusahaan sebagai pelopor bank digital di Indonesia yang selalu menciptakan produk serta layanan inovatif.

Sebagai informasi tambahan, BNC juga membagikan informasi mengenai rencana bisnis yang akan dilakukan di semester kedua tahun 2021. Perusahaan berencana untuk menggelar rights issue atau penerbitan saham dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) untuk meningkatkan modal inti BNC minimal Rp 3 triliun di akhir 2021.

BNC juga akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk menyetujui pengambilalihan BNC oleh PT Akulaku Silvrr Indonesia pada 20 September 2021 mendatang. (Maizal Walfajri | Wahyu T.Rahmawati)

Baca juga: Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Informal

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Dapat izin dari OJK, Bank Neo Commerce (BBYB) bisa membuka rekening online

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Sri Mulyani Optimis Pertumbuhan Ekonomi RI di Atas 5 Persen

BERITA FOTO: Sri Mulyani Optimis Pertumbuhan Ekonomi RI di Atas 5 Persen

Whats New
Ada Isu Biaya Haji Naik, Pegadaian Tawarkan Produk Pembiayaan Arrum Haji

Ada Isu Biaya Haji Naik, Pegadaian Tawarkan Produk Pembiayaan Arrum Haji

Rilis
Cara Daftar BBM Subsidi Pertamina Tanpa Aplikasi dan Syaratnya

Cara Daftar BBM Subsidi Pertamina Tanpa Aplikasi dan Syaratnya

Work Smart
BERITA FOTO: Fasilitas Data Center Area31 Resmi Beroperasi

BERITA FOTO: Fasilitas Data Center Area31 Resmi Beroperasi

Whats New
PUPR Kebut Pembangunan Akses Jalan di Labuan Bajo Sebelum Pelaksanaan ASEAN Summit

PUPR Kebut Pembangunan Akses Jalan di Labuan Bajo Sebelum Pelaksanaan ASEAN Summit

Rilis
IFG Targetkan Proses Migrasi Polis Jiwasraya Bisa Rampung Tahun Ini

IFG Targetkan Proses Migrasi Polis Jiwasraya Bisa Rampung Tahun Ini

Whats New
Imbas Merosotnya Bisnis Penjualan Ventilator, Philips akan PHK 6.000 Karyawannya

Imbas Merosotnya Bisnis Penjualan Ventilator, Philips akan PHK 6.000 Karyawannya

Whats New
Sri Mulyani Yakin Ekonomi RI Tetap Kuat meski IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan

Sri Mulyani Yakin Ekonomi RI Tetap Kuat meski IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan

Whats New
Menteri Teten: Inkubator Wirausaha Penting untuk Mengembangkan Usaha

Menteri Teten: Inkubator Wirausaha Penting untuk Mengembangkan Usaha

Whats New
Pastikan Ketersediaan Beras Aman, Mentan SYL: Januari-Maret Ada Overstock 3 Juta Ton

Pastikan Ketersediaan Beras Aman, Mentan SYL: Januari-Maret Ada Overstock 3 Juta Ton

Whats New
Kelanjutan Kasus Wanaartha Life, 600 Nasabah yang Mewakili 1.400 Polis Sudah Daftar ke Tim Likuidasi

Kelanjutan Kasus Wanaartha Life, 600 Nasabah yang Mewakili 1.400 Polis Sudah Daftar ke Tim Likuidasi

Whats New
Minyakita Langka, ID Food Minta Produsen Genjot Produksi

Minyakita Langka, ID Food Minta Produsen Genjot Produksi

Whats New
Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 1.202 Triliun di 2022, Paling Banyak Segmen Korporasi

Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 1.202 Triliun di 2022, Paling Banyak Segmen Korporasi

Whats New
Papan Pemantauan Khusus akan Meluncur Tahun Ini

Papan Pemantauan Khusus akan Meluncur Tahun Ini

Whats New
Dipanggil Jokowi ke Istana, Buwas: Bahas Harga Beras, Bukan 'Reshuffle'

Dipanggil Jokowi ke Istana, Buwas: Bahas Harga Beras, Bukan "Reshuffle"

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+