Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Siasati Pandemi, Watsons Tetap Ekspansi dengan Konsep Ini

Kompas.com - 17/09/2021, 16:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Di tengah pemberlakuan PPKM dan penyesuaian jam operasional mall, PT Duta Intidaya Tbk (DAYA) dengan brand Watsons turut terkena dampaknya. Namun perseroan berinovasi dengan mengembangkan gerai dengan konsep street.

Presiden Direktur Watsons Indonesia, Lilis Mulyawati menjelaskan, di tahun ini pihaknya akan fokus untuk melakukan ekspansi. Salah satunya adalah membuka gerai Watsons dalam konsep street untuk lebih menjangkau konsumen, di tengah keterbatasan operasional mal.

“Watson tetap melakukan dalam pembukaan toko dan juga e-commerce. Kami membuka 16 gerai baru di tahun 2020 dan kami lebih mendekatkan diri pada customer dengan konsep baru yaitu komunitas di daerah street yang pertama kali kami buka di Bintaro,” tegas Lilis dalam paparan public secara virtual, Jumat (17/9/2021).

Baca juga: Watsons Telah Investasikan Rp 1,39 Triliun untuk Program Keberlanjutan

Lilis bilang, ide awal pembukaan gerai di pinggir jalan ini dilakukan untuk lebih menjangkau konsumen Watsons di tengah penyesuaian jam operasional mal. Namun, pada pembukaan gerai pertama di Bintaro, mendapatkan animo yang besar dari masyarakat. Maka itu, ia berencana untuk melanjutkan ekspansi pembukaan geran dalam bingkai format street.

Gerai Watsons dengan format street ini memanga awalnya kami ingin lebih dekat dengan customer kami karena mal banyak yang tutup. Di Bintaro kami melihat animo belanja ke toko kami itu meningkat,”jelas dia.

Di sisi lain, Lilis menyebut pihaknya tidak membuka gerai di sembarang tempat, namun dengan pemilihan lokasi yang tepat dan dengan produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan yang saat ini sedang tinggi.

Namun ia menemukan adanya pergeseran katogori produk yang laris dibeli antara konsep street dan mal. Di mal menurut dia penjualan produk beauty lebih menonjol, sementara dari konsep street kategori yang menonjol adalah produk health.

“Jadi ini format yang berbeda antara mal dan street. Ke depannya, kita akan kembangkan format ini. Karena ini tepat waktunya dan kita saat ini masih dalam situasi pandemic, jadi kami akan terus ekspansi dengan format ini,” jelas Lilis.

Adapun beberapa produk yang laris di jual oleh Watsons mencakup produk kebersihan seperti sabun mandi, produk kesehatan seperti masker dan juga personal care. Sementara itu, Lilis mencatat ada penurunan pada penjualan produk kecantikan, seperti lisptik dan skin care.

Di sisi lain, produk kencantikan lain seperti maskara masih unggul, demikian juga dengan produk makanan dan minuman yang masih tinggi karena banyak orang yang bekerja dari rumah.

Baca juga: Watsons Gelar Anniversary Sale, Ada Diskon hingga 70 Persen

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal APBN: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Strukturnya

Mengenal APBN: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Strukturnya

Earn Smart
Apa Itu Pegadaian: Pengertian, Jenis Usaha, dan Sejarah Berdirinya

Apa Itu Pegadaian: Pengertian, Jenis Usaha, dan Sejarah Berdirinya

Whats New
Dapat Tambahan Pasokan Gas Bumi dari JTB, Petrokimia Gresik: Ini Menjadi Sangat Penting

Dapat Tambahan Pasokan Gas Bumi dari JTB, Petrokimia Gresik: Ini Menjadi Sangat Penting

Rilis
IHII: Revisi UU BPJS di RUU Kesehatan Sangat Mengkhawatirkan

IHII: Revisi UU BPJS di RUU Kesehatan Sangat Mengkhawatirkan

Whats New
Luhut Sebut Insentif Motor Listrik Rp 7 Juta, Sri Mulyani Bakal Bahas dengan DPR

Luhut Sebut Insentif Motor Listrik Rp 7 Juta, Sri Mulyani Bakal Bahas dengan DPR

Whats New
Fasilitas Pengelolaan Limbah B3 dan Non B3 Kini Hadir di Lamongan

Fasilitas Pengelolaan Limbah B3 dan Non B3 Kini Hadir di Lamongan

Whats New
Pangkas 3.414 Nomenklatur Jabatan Pelaksana, Menteri PANRB: Biar Lebih Lincah dan Tidak Rumit

Pangkas 3.414 Nomenklatur Jabatan Pelaksana, Menteri PANRB: Biar Lebih Lincah dan Tidak Rumit

Whats New
Bos Samsung Indonesia Curhat ke Sri Mulyani, Khawatir Dampak Resesi

Bos Samsung Indonesia Curhat ke Sri Mulyani, Khawatir Dampak Resesi

Whats New
Atasi Pengangguran, Kemenaker Pertemukan Langsung 250 Pencari Kerja dengan Pengusaha

Atasi Pengangguran, Kemenaker Pertemukan Langsung 250 Pencari Kerja dengan Pengusaha

Rilis
Selama Sepekan, Modal Asing Masuk RI Capai Rp 4,42 Triliun

Selama Sepekan, Modal Asing Masuk RI Capai Rp 4,42 Triliun

Whats New
Ada Gejolak Bunga Kredit, Masyarakat Bakal Tunda Lagi Beli Rumah?

Ada Gejolak Bunga Kredit, Masyarakat Bakal Tunda Lagi Beli Rumah?

Whats New
Harga Cabai Tinggi, BI Perkirakan Inflasi Januari 2022 Capai 0,39 Persen

Harga Cabai Tinggi, BI Perkirakan Inflasi Januari 2022 Capai 0,39 Persen

Whats New
Bos KSP Indosurya Divonis Bebas, Mahfud MD: Kami Lakukan Kasasi

Bos KSP Indosurya Divonis Bebas, Mahfud MD: Kami Lakukan Kasasi

Whats New
Komisaris Independen Wika Beton Jadi Saksi Kasus Suap MA, Manajemen Buka Suara

Komisaris Independen Wika Beton Jadi Saksi Kasus Suap MA, Manajemen Buka Suara

Whats New
Kemenag Rilis 108 Lembaga Pengelola Zakat Ilegal, Ini Daftarnya

Kemenag Rilis 108 Lembaga Pengelola Zakat Ilegal, Ini Daftarnya

Earn Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+