BLT UMKM Sudah Dicairkan ke 12,7 Juta Pelaku Usaha, Terbanyak di Jawa Barat

Kompas.com - 20/09/2021, 13:04 WIB
Ilustrasi bantuan sosial, ilustrasi BLT UMKM (Dok. Shutterstock) Ilustrasi bantuan sosial, ilustrasi BLT UMKM (Dok. Shutterstock)
|

JAKARTA, KOMPAS. com - Kementerian Koperasi dan UKM mencatatkan telah menyalurkan BLT UMKM sebesar Rp 1,2 juta kepada 12,7 juta penerima dengan total penyaluran sebesar Rp 15,24 triliun.

Sementara target UMKM yang dibidik untuk diberikan bantuan subsidi gaji tersebut yaitu 12,8 juta penerima.

Deputi Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Eddy Satriya mengatakan, penyaluran subsidi gaji terbanyak ada di wilayah Jawa Barat.

“Jawa Barat paling tinggi, kemudian untuk mencapai target, kita sedang selesaikan, akan kita selesaikan akhir September," ujar Eddy Satriya dalam jumpa pers virtual, Senin (20/9/2021).

Baca juga: Cara Mencairkan BLT UMKM Tanpa Antre

Eddy menyebutkan penyaluran BLT UMKM di Jawa Barat telah diberikan kepada 2.465.568 penerima dengan total penyaluran sebesar Rp 5,9 triliun.

Eddy mengakui masih ada kendala dalam penyaluran BLT UMKM. Namun kata dia, tim di lapangan atau di Dinas Koperasi tetap menjalin koordinasi dengan bank penyalur dalam memperbaiki setiap kendala yang diterima.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Jadi bisa kita atasi, ke depan pencarian akan dimaksimalkan bagi penerima yang belum mendapatkannya,” kata Eddy.

Sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki mengklaim bahwa program BLT UMKM atau BPUM telah disalurkan tepat sasaran dan juga bermanfaat.

Hal ini, disebutkan dia, tercermin dari data survey yang dilakukan oleh PMN dan TNP2K pada bulan Mei 2021 yang menunjukan BPUM tepat sasaran serta tepat manfaat.

Baca juga: Pesan Jokowi ke Pelaku Usaha Mebel: Tingkatkan Daya Saing di Pasar Global

"Dari data tersebut ada 99,4 persen penerima BPUM adalah usaha mikro dengan omzet tahunan di bawah Rp 300 juta dan ada 98,9 persen bantuan digunakan untuk keperluan usaha dengan nilai rata-rata Rp 1,7 juta," ujar Teten dalam webinar BPUM Tepat Sasaran? yang disiarkan virtual, Selasa (7/9/2021).

Oleh sebab itu, lanjut Teten, pihaknya akan terus berupaya melakukan langkah perbaikan untuk menjaga kualitas dan kredibilitas penyaluran BPUM.

Salah satu caranya yaitu dengan melakukan proses pengusulan BPUM tahun 2021 dilakukan 1 pintu melalui dinas yang membidangi koperasi dan UKM Kabupaten/kota yang selanjutnya disampaikan ke Dinas Propinsi untuk dilanjutkan ke Deputi Bidang Usaha Mikro.

Baca juga: Segera Daftar BPUM 2021 untuk Dapat BLT UMKM Rp 1,2 Juta

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.