Apa yang Dimaksud Pengemasan dan Alasan Utama Melakukan Pengemasan?

Kompas.com - 02/10/2021, 20:32 WIB
Apa yang dimaksud pengemasan dan salah satu alasan utama dalam melakukan pengemasan adalah untuk tujuan pemasaran. SHUTTERSTOCK/AisyaqilumaranasApa yang dimaksud pengemasan dan salah satu alasan utama dalam melakukan pengemasan adalah untuk tujuan pemasaran.

KOMPAS.com - Pengemasan sangat penting dalam penjualan. Salah satu alasan utama dalam melakukan pengemasan adalah kemasan dapat membuat produk lebih aman dan menarik. Lalu apa yang dimaksud pengemasan?

Kemasan tak hanya berfungsi sebagai wadah saja, namun juga mempengaruhi segalanya, tak hanya soal penampilan.

Berikut ini adalah beberapa fungsi dari pengemasan sebagaimana dikutip dari laman Entrepreneur Asia Pasific:

1. Pelabelan

Salah satu alasan utama dalam melakukan pengemasan adalah terkait dengan pelabelan dari produsen. Pelebelan ini termasuk di antaranya menunjukan merek produk, hingga informasi terkait produk seperti kandungan gizi, komposisi, tanggal kadaluarsa, label halal, dan sebagainya.

Baca juga: Cara Menghitung HPP atau Harga Pokok Penjualan

2. Ukuran

Ukuran juga merupakan komponen dalam apa yang dimaksud dengan pengemasan. Jika produk harus dikirim dalam jarak yang jauh ke titik distribusinya, maka kemasan yang besar atau berat dapat menambah terlalu banyak biaya transportasi.

Beberapa produsen bahkan seringkali memproduksi satu produk namun dengan kemasan yang berbeda sesuai dengan ukurannya. Ini karena kemasan juga bisa menyangkut selera konsumen.

2. Daya tahan

Banyak produk mengalami penanganan yang kasar antara titik produksi dan konsumen akhir. Jika sistem distribusi tidak dapat diandalkan untuk melindungi produk, kemasan harus melakukan pekerjaan itu.

Kemasan berfungsi melindungi produk seperti makanan agar tetap terjaga meski alur distribusinya sangat panjang.

Baca juga: Iklan Adalah: Definisi, Jenis, dan Fungsinya

3. Segel

Salah satu alasan utama dalam melakukan pengemasan adalah sebagai segel produk. Agar produk tak bisa dibuka sembarangan sebelum dibeli, kemasan dirancang secara khusus untuk produk tidak bisa disentuh atau dicicipi calon komsumen.

Untuk menghindari kontak, beberapa produsen lazim melengkapi dengan kemasan berlapis. Contoh produk pasta gigi. Di mana pasta berada dalam kemasan tabung, lalu dikemas dalam kertas karton, dan karton tersebut kemudian dibungkus lagi dengan lapisan plastik.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.