Kompas.com - 14/10/2021, 19:23 WIB
Vitamin B kompleks termasuk vitamin untuk daya tahan tubuh yang lebih kuat. PEXELS/KLAUS NIELSENVitamin B kompleks termasuk vitamin untuk daya tahan tubuh yang lebih kuat.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Berdikari (Persero) menjalankan amanat pemerintah untuk membantu peningkatan harga telur dari peternak, serta menjaga keterjangkauan harga telur bagi masyarakat dengan menggencarkan kampanye #IndonesiaBergizi.

Dengan sinergi strategis antara Kemenko Perekonomian RI, PT RNI (Persero) sebagai koordinator BUMN klaster pangan, beserta para stakeholder lainnya, Berdikari menyerap ribuan ton telur ayam ras dari peternak ayam mandiri (UMKM).

Penyerapan telur dilaksanakan secara bertahap untuk mendongkrak harga pembelian di tingkat peternak agar sesuai dengan Harga Acuan Pembelian (HAP).

Baca juga: Anjloknya Harga Telur Ayam Jadi Penyebab Deflasi September 2021

“Penyerapan telur yang masif ini dilaksanakan secara bertahap dari peternak rakyat. Dengan sinergi seluruh pihak menyerap telur melalui Berdikari, kami yakin HAP dapat tercapai,” ungkap Direktur Utama Berdikari Harry Warganegara dalam siaran persnya dikutip Kompas.com, Kamis (14/10/2021).

Menurut Harry, upaya yang dilakukan Berdikari adalah untuk membantu pemerintah menuntaskan berbagai isu pangan demi ekosistem pangan nasional yang madani, termasuk masalah kestabilan harga.

Oleh karena itu, Berdikari tidak henti menata diri, bersinergi dengan BUMN Klaster Pangan yang dikoordinir oleh RNI, demi mendukung berjalannya langkah strategis pemerintah untuk stabilisasi pasokan, harga, dan sistem distribusi pangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain melakukan penyerapan telur dari peternak, Berdikari juga menyalurkan melalui mekanisme penjualan langsung kepada seluruh intitusi negara yang berpartisipasi, serta bantuan sosial melalui program bantuan makanan protein Berdikari dalam waktu dekat.

Perlu diketahui, terdapat 4 langkah strategis dari pemerintah dalam menghadapi gejolak harga telur ayam ras belakangan ini.

Baca juga: Telur Ayam Cage-Free Mulai Dilirik Restoran, Apa Itu?

Mulai dari penyerapan dan distribusi telur, peningkatan produktivitas jagung, pengelolaan pascapanen, hingga membuka akses pasar.

Selain itu, pemerintah juga tengah mendorong industri pengolahan telur dan korporasi peternak.

Dengan industrialisasi produk turunan dan perubahan pola kerja peternak tradisional kearah yang lebih modern, diharapkan ekosistem pangan nasional yang kohesif dari hulu ke hilir dapat tercapai dengan efisien dan efektif serta memberikan dampak positif yang maksimal bagi peternak serta masyarakat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.