Kemenkeu soal Tarif Cukai Rokok: Insya Allah Ditetapkan Bulan Ini

Kompas.com - 25/10/2021, 17:55 WIB
Ilustrasi rokok tembakau, konsumsi tembakau. SHUTTERSTOCK/Maren WinterIlustrasi rokok tembakau, konsumsi tembakau.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah berencana menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok pada tahun 2022. Pemerintah beralasan, kenaikan tarif cukai dilakukan untuk mengendalikan konsumsi rokok di dalam negeri.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Askolani mengatakan, pemerintah masih terus mengkaji beberapa aspek yang menjadi landasan penetapan tarif CHT tahun depan.

Targetnya, kajian tersebut rampung bulan ini sehingga tarif CHT untuk tahun 2022 bisa diakomodir lewat Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

"Saat ini masih kita review internal pemerintah dan mudah-mudahan, Insha Allah, bulan ini bisa kita selesaikan setelah ditetapkan oleh pimpinan," kata Askolani dalam konferensi pers APBN Kita, Senin (25/10/2021).

Baca juga: LRT Jabodebek Tabrakan, Masinis Alami Luka Ringan

Askolani berujar, pengkajian dilakukan sesuai dengan kebijakan yang akan dilaksanakan pada tahun 2022. Hal ini selaras dengan pembahasan dalam UU APBN 2022 yang sudah diketuk palu.

Adapun target penerimaan cukai dalam UU APBN tahun 2020 sebesar Rp 203,92 triliun. Target tersebut naik sekitar 13,2 persen dibanding target tahun ini yang sebesar Rp 180 triliun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini sejalan dengan kebijakan yang akan kita laksanakan pada 2022 dan ini juga sejalan dengan pembahasan kita dalam UU APBN 2022 yang telah ditetapkan bersama DPR," beber Askolani.

Sebelumnya, Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan, Nirwala Dwi Heryanto mengungkapkan, pemerintah akan secepatnya merilis tarif CHT.

Hal ini ditujukan agar para pengusaha hasil tembakau bisa mempersiapkan kenaikan yang berlaku. Begitupun lebih mampu menyiapkan target produksi rokok di tahun 2022.

"Bagi perusahaan lebih mudah melakukan forecasting untuk tahun 2022, dan kami penyiapan pita cukainya pun tertata rapi," beber Nirwala beberapa waktu lalu.

Baca juga: Tolak Kenaikan Cukai Rokok, Serikat Pekerja Bikin Petisi Online

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.