Tanya-tanya Pajak di Kompas.com
Konsultasi dan Update Pajak

Tanya-tanya Pajak merupakan kolaborasi Kompas.com dan MUC Consulting, untuk Sahabat Kompas.com bertanya dan memperbarui (update) informasi seputar kebijakan dan praktik perpajakan.

Kapan Aturan Baru Pajak UU HPP Berlaku?

Kompas.com - Diperbarui 03/11/2021, 19:33 WIB
Ilustrasi kebiijakan perpajakan SHUTTERSTOCK/PRETTY VECTORSIlustrasi kebiijakan perpajakan

  • Ketentuan Pasal 13 UU HPP yang mengatur tentang pajak karbon mulai berlaku pada 1 April 2022, dengan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batubara dikenakan pertama kali memakai tarif Rp 30 per kilogram karbon dioksida ekuivalen (). 
  • Lalu, Pasal 18 UU HPP mencabut ketentuan Pasal 5 Ayat (1) huruf b dari Perppu Nomor 1 Tahun 2020 yang kemudian ditetapkan menjadi UU Nomor 2 Tahun 2020, tanpa tambahan keterangan khusus waktu pemberlakuan.

    Pasal 5 Ayat (1) UU Nomor 2 Tahun 2020 merupakan payung hukum perubahan besaran pajak penghasilan (PPh) bagi usaha berbentuk badan untuk periode 2020, 2021, dan 2022.

    Adapun Pasal 5 Ayat (1) huruf b UU semula menurunkan besaran PPh badan menjadi 20 persen mulai 2022, setelah sebelumnya dikenakan kenaikan menjadi 22 persen untuk 2020 dan 2021.

    UU HPP mencabut rencana dan jadwal penurunan kembali tarif PPh badan pada 2022 tersebut. Pencabutan ketentuan soal PPh badan ini berlaku seketika begitu UU HPP diundangkan, sebagaimana ketentuan Pasal 19 UU HPP.

    Baca juga: Ada Konsultasi Pajak di Kompas.com, Bertanyalah...

    Dengan demikian, PPh badan mulai 2022 dan seterusnya tetap 22 persen sebagaimana yang ditetapkan untuk 2020 dan 2021. Perkecualian diberikan untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berbentuk badan.

    Rincian lebih lanjut mengenai PPh badan dalam UU HPP akan diurai dalam tulisan terpisah, sebagaimana ketentuan lain terkait regulasi perpajakan. 

    Ketentuan Peralihan UU HPP, yaitu Bab VIII dengan Pasal 15, menyatakan semua kebijakan dan ketentuan terkait pengampunan pajak yang merujuk ke UU Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak dalam hal pengungkapan harta bersih, tidak berlaku pada kurun 1 Januari-30 Juni 2022. Periode ini merupakan masa pelaksanaan program pengungkapan suka rela Wajib Pajak.

    Baca juga: Jualan Online Kena Pajak?

    Di luar hal-hal yang diatur secara spesifik di atas, perubahan dan penambahan ketentuan perpajakan melalui UU HPP berlaku sejak regulasi ini diundangkan, sebagaimana bunyi ketentuan Pasal 19 UU HPP. 

     

    Naskah: KOMPAS.com/PALUPI ANNISA AULIANI

     

    Catatan:

    Artikel ini pertama kali tayang pada Selasa (2/11/2021) pukul 17.09 WIB. Pembaruan pada Rabu (3/11/2021) dilakukan di:

    • paragraf pertama artikel, berupa penambahan informasi tentang pengundangan UU HPP.
    • naskah UU HPP di dalam badan artikel sudah memakai naskah UU Nomor 7 Tahun 2021 sebagaimana diakses dan diunduh dari laman JDIH Sekretariat Negara pada 3 November 2021 pukul 18.00 WIB, dari semula menggunakan draf final RUU HPP yang dibawa dan disahkan di Rapat Paripurna DPR pada 7 Oktober 2021. 
    Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

    Halaman:


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    PT Aisin Indonesia Automotive Buka Lowongan Kerja untuk D3 Fresh Graduate

    PT Aisin Indonesia Automotive Buka Lowongan Kerja untuk D3 Fresh Graduate

    Work Smart
    Agar Tak Tergoda Suap, Ini Rincian Gaji Pegawai Pajak dan Tunjangannya

    Agar Tak Tergoda Suap, Ini Rincian Gaji Pegawai Pajak dan Tunjangannya

    Whats New
    Rampingkan Bisnis Model, Unilever Bakal PHK 1.500 Karyawan Secara Global

    Rampingkan Bisnis Model, Unilever Bakal PHK 1.500 Karyawan Secara Global

    Work Smart
    DPR Minta DJKN 'Pelototi' Pengalihan Aset BLBI Agar Tak Kembali ke Pemilik Lama

    DPR Minta DJKN "Pelototi" Pengalihan Aset BLBI Agar Tak Kembali ke Pemilik Lama

    Whats New
    IHSG Diprediksi Melemah Hari Ini, Simak Rekomendasi Sahamnya

    IHSG Diprediksi Melemah Hari Ini, Simak Rekomendasi Sahamnya

    Whats New
    Mengapa Bandara Halim Perlu Direvitalisasi? Ini Jawaban Menhub

    Mengapa Bandara Halim Perlu Direvitalisasi? Ini Jawaban Menhub

    Whats New
    Cara Daftar m-Banking BRI lewat HP, Tanpa Perlu ke Bank

    Cara Daftar m-Banking BRI lewat HP, Tanpa Perlu ke Bank

    Whats New
    [POPULER MONEY] Nasib Warga Kampung Miliarder Tuban | Biang Kerok Tiket Garuda Terkenal Mahal

    [POPULER MONEY] Nasib Warga Kampung Miliarder Tuban | Biang Kerok Tiket Garuda Terkenal Mahal

    Whats New
    Minyak Goreng Rp 14.000 di Pasar Tradisional Belum Ada, Ini Kata Kemendag

    Minyak Goreng Rp 14.000 di Pasar Tradisional Belum Ada, Ini Kata Kemendag

    Whats New
    Bos PLN Jamin Krisis Batu Bara Tak Akan Terulang Lagi

    Bos PLN Jamin Krisis Batu Bara Tak Akan Terulang Lagi

    Whats New
    Menaker: Tak Punya Kompetensi, PMI Tak Boleh Berangkat ke Luar Negeri

    Menaker: Tak Punya Kompetensi, PMI Tak Boleh Berangkat ke Luar Negeri

    Whats New
    Inti Masalah Ekonomi dan Faktor yang Memengaruhinya

    Inti Masalah Ekonomi dan Faktor yang Memengaruhinya

    Earn Smart
    Jokowi hingga Tony Blair Bakal Hadiri Acara Pendahuluan Presidensi B20, Apa yang Dibahas?

    Jokowi hingga Tony Blair Bakal Hadiri Acara Pendahuluan Presidensi B20, Apa yang Dibahas?

    Whats New
    Dana Abadi Beasiswa LPDP Tembus Rp 99 Triliun

    Dana Abadi Beasiswa LPDP Tembus Rp 99 Triliun

    Whats New
    Erick Thohir Beberkan Biang Kerok Tiket Garuda Terkenal Mahal

    Erick Thohir Beberkan Biang Kerok Tiket Garuda Terkenal Mahal

    Whats New
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.