Pandemi Covid-19 Sadarkan Pentingnya Kemandirian Industri Kesehatan

Kompas.com - 10/11/2021, 19:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 yang telah merebak selama hampir dua tahun, telah menyadarkan Indonesia akan pentingnya kemandirian sektor industri kesehatan dari hulu ke hilir.

CEO Kalbe Farma Vidjongtius mengatakan, kehadiran pandemi semakin mengharuskan Indonesia untuk melakukan percepatan pertumbuhan di hulu industri kesehatan. Ini bisa dicapai dengan kolaborasi antar pihak terkait.

"Tidak bisa melakukan hal-hal tersebut sendirian. Kita butuh kolaborasi antara akademisi, peneliti, baik dari dalam maupun luar negeri, dan pemerintah, untuk mempercepat ketersediaan bahan baku industri farmasi," ujar dia dalam gelaran Kompas100 CEO Forum 'Health Care Industry Post Pandemic', Rabu (10/11/2021).

Baca juga: Ini Strategi Kemenkes Ciptakan Kemandirian di Bidang Kesehatan

Hal senada juga disampaikan CEO Bio Farma Honesti Basyir. Ia menilai, pandemi merupakan momentum perubahan bagi seluruh stakeholders industri kesehatan, melalui kerja sama dalam berbagai bidang.

Riset disebut sebagai salah satu hal yang dapat dikolaborasikan antara satu pihak dengan pihak industri kesehatan lainnya. Melalui kolaborasi riset, pengembangan produk industri kesehatan dapat dilakukan dengan lebih cepat.

"Riset tidak harus kita sendiri yang melakukan semuanya. Kita bisa bekerjasama dengan lembaga-lembaga riset di perguruan tinggi dan lembaga riset lainnya. Kita perlu bekerjasama," kata dia.

COO Eka Hospital Group Rina Setiawati mengakui, pandemi Covid-19 menjadi pengalaman baru bagi pihak rumah sakit. Tingginya kebutuhan masyarakat akan rumah sakit selama pandemi membuat Eka Hospital menyadari pentingnya reformasi di bidang kesehatan.

"Kita perlu membangun ekosistem health care. Sudah tidak zamannya kita bekerja sendiri-sendiri. Di ekosistem tersebut, ada health care provider, ada rumah sakitnya, ada farmasinya, ada live sciences-nya karena kita harus maju juga di bidang live sciences-nya, kemudian ada lagi satu unsur yakni payer," ucapnya.

Baca juga: Tidak Mau Keteteran Lagi, Pemerintah Ingin Kemandirian Industri Farmasi Dalam Negeri

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kehadiran Investor Strategis Diharapkan Bisa Dongkrak Kinerja Garuda Indonesia di Masa Mendatang

Kehadiran Investor Strategis Diharapkan Bisa Dongkrak Kinerja Garuda Indonesia di Masa Mendatang

Whats New
IFEX 2022, Ajang Produsen Mebel dan Kerajinan Lokal Gaet 'Buyers' Internasional

IFEX 2022, Ajang Produsen Mebel dan Kerajinan Lokal Gaet "Buyers" Internasional

Whats New
Menko Airlangga Minta Para Bos di Sektor Keuangan Wajibkan Karyawan Vaksin 'Booster'

Menko Airlangga Minta Para Bos di Sektor Keuangan Wajibkan Karyawan Vaksin "Booster"

Whats New
Dukung Produk Dalam Negeri dan UMKM, Semen Indonesia Gandeng Yayasan Dharma Bhakti Astra

Dukung Produk Dalam Negeri dan UMKM, Semen Indonesia Gandeng Yayasan Dharma Bhakti Astra

Whats New
 Erick Thohir: Jadi Pejabat Harus Siap Dimaki...

Erick Thohir: Jadi Pejabat Harus Siap Dimaki...

Whats New
Cegah Stunting, BKKBN Gandeng Dexa Group Jadi Mitra

Cegah Stunting, BKKBN Gandeng Dexa Group Jadi Mitra

Whats New
Diserahkan ke Angkasa Pura Aviasi, Apa Saja Target Bandara Kualanamu ke Depan?

Diserahkan ke Angkasa Pura Aviasi, Apa Saja Target Bandara Kualanamu ke Depan?

Whats New
Karena Ukraina Luhut Akui: Enggak Gampang Naikkan Harga TBS

Karena Ukraina Luhut Akui: Enggak Gampang Naikkan Harga TBS

Whats New
Penumpang Kereta Meningkat Jelang Idul Adha, KAI Pastikan Prokes Diterapkan

Penumpang Kereta Meningkat Jelang Idul Adha, KAI Pastikan Prokes Diterapkan

Whats New
Erick Thohir Yakin Bandara Kualanamu Bisa Dongkrak Hubungan Dagang RI dan India

Erick Thohir Yakin Bandara Kualanamu Bisa Dongkrak Hubungan Dagang RI dan India

Whats New
Luhut Geram Minyak Sawit RI Diatur Malaysia: yang Benar Sajalah!

Luhut Geram Minyak Sawit RI Diatur Malaysia: yang Benar Sajalah!

Whats New
Milenial, Simak Tips Mengatur Uang secara Bijak

Milenial, Simak Tips Mengatur Uang secara Bijak

Spend Smart
Lima Tips Cuan 'Trading' Kripto Saat Kondisi Pasar Cenderung Turun

Lima Tips Cuan "Trading" Kripto Saat Kondisi Pasar Cenderung Turun

Earn Smart
Risiko Global Meningkat, Bos OJK Sebut Sektor Jasa Keuangan Harus Waspada

Risiko Global Meningkat, Bos OJK Sebut Sektor Jasa Keuangan Harus Waspada

Whats New
Harga Cabai hingga Bawang Naik, Luhut: Saya Usul Bupati Bikin Pertanian Kecil...

Harga Cabai hingga Bawang Naik, Luhut: Saya Usul Bupati Bikin Pertanian Kecil...

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.