Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Roda Dua, Gojek–TBS Gelontorkan Dana Rp 142 Miliar

Kompas.com - 19/11/2021, 07:01 WIB
Gojek driver GojekGojek driver

JAKARTA, KOMPAS.com – Perusahaan ride hailing, Gojek bekerja sama dengan TBS Energi Utama (TOBA) melalui PT Karya Baru TBS (TBS), membentuk usaha patungan atau Joint Venture (JV) dengan nama Electrum untuk membangun ekosistem kendaraan listrik roda dua di Indonesia.

Wakil Direktur Utama TBS Pandu Sjahrir mengatakan, komitmen awal yang ditanamkan pada perusahaan patungan ini sebesar 10 juta dollar AS, setara dengan Rp 142 miliar (kurs Rp 14.200 per dollar AS).

Pandu mengatakan, dalam lima tahun ke depan, nilai investasi itu akan meningkat menjadi lebih dari 1 miliar dollar AS.

Baca juga: Gojek Gandeng TBS, Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Roda Dua di Indonesia

"Komitmen awal kami menanamkan 10 juta dollar AS, dan dalam 5 tahun, kami akan investas lebih dari 1 miliar dollar AS untuk industri ini. Yang tentunya akan diikuti oleh teman-teman lainnya," jelas Pandu secara virtual, Kamis (18/11/2021).

Pandu mengatakan, melalui kerja sama ini diharapkan mampu mendukung sustainability untuk mencapai nol emisi karbon di tahun 2030 dengan melakukan transformasi bisnis menjadi green business dengan fokus pada pengembangan dan investasi di bidang renewable energy and clean business.

“Kolaborasi dengan Gojek merupakan salah satu bagian dari komitmen reinvestasi pendapatan usaha TBS ke sektor energi bersih dan energi baru dan terbarukan. Transformasi bisnis serta kolaborasi investasi TBS merupakan perwujudan dari komitmen tersebut dan menjadi langkah perusahaan menuju bisnis yang lebih hijau,” ujar Pandu.

Kolaborasi strategis ini merupakan yang pertama dalam membangun ekosistem kendaraan listrik roda dua di Indonesia ini sekaligus mendukung rencana pemerintah Indonesia menjadikan pengembangan industri kendaraan listrik sebagai prioritas nasional.

Baca juga: Digugat karena Merek GoTo, Gojek dan Tokopedia Gugat Balik PT TFT

Melalui kolaborasi tersebut, Gojek dan TBS akan mengembangkan usaha bisnis dalam bidang manufaktur kendaraan listrik roda dua, teknologi pengemasan baterai, infrastruktur penukaran baterai, hingga pembiayaan untuk memiliki kendaraan listrik.

“Kami berharap upaya ini dapat mewujudkan lingkungan yang lebih baik dan berkontribusi kepada penanggulangan perubahan iklim di Indonesia,” kata CEO Gojek Kevin Aluwi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.