Kompas.com - 01/12/2021, 17:00 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada acara Economic Outlook 2022 dengan tema “Mendorong Hilirisasi dan Industri Berorientasi Ekspor, Selasa (23/11/2021). Humas KemenperinMenteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada acara Economic Outlook 2022 dengan tema “Mendorong Hilirisasi dan Industri Berorientasi Ekspor, Selasa (23/11/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perindustrian menyelenggarakan Pekan Vokasi Industri yang merupakan kolaborasi Kemenperin dengan Kementerian Koordinator Perekonomian, Pemerintah Jerman, dan Kadin Indonesia.

Ini dilakukan untuk memenuhi 682.000 kebutuhan SDM industri per tahun.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, penyediaan SDM kompeten merupakan bagian investasi pengembangan industri.

Baca juga: Kemenperin Dorong Pelaku Industri Ciptakan Industri Hijau yang Berkelanjutan

Agus menilai, investasi SDM diharapkan tidak salah, baik dari sisi Supply dengan terus memasok SDM tanpa melihat kebutuhan pasar kerja.

Begitu pula dengan sisi demand dengan terus menyampaikan kompetensi SDM yang dihasilkan masih belum sesuai sehingga masih ada kegiatan training sebelum bekerja.

"Kita memproyeksikan kebutuhan SDM industri setiap tahunnya sebesar 682.000 orang. Untuk itu, kami di Kemenperin melakukan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan vokasi nasional," kata Menperin Agus pada saat pembukaan Pekan Vokasi Industri di Jakarta, Rabu (1/12/2021).

Menperin menuturkan, pada Pekan Vokasi Industri ini, Kemenperin bersama GIZ Jerman menjaring animo Industri melalui peluncuran sebuah platform terintegrasi bernama Virtual Market Place.

Platform tersebut dapat dimanfaatkan sebagai wadah industri dalam mencari calon tenaga kerja yang potensial sekaligus sebagai referensi bagi Kemenperin dalam memberikan fasilitasi.

Selama ini, diakui Menperin, BPSDMI telah berkolaborasi baik dengan institusi dalam negeri maupun luar negeri seperti dari Swiss, Jerman, Singapura, Australia, Taiwan, dan Jerman.

Baca juga: Kemenperin Serahkan SNI ke Perajin Cangkul Lokal

Dari program kerja sama tersebut, BPSDMI telah bermitra dengan setidaknya 5.678 industri dan badan usaha dalam memenuhi kebutuhan industri.

"Selain program Pendidikan vokasi yang dibawah Kemenperin, kami juga menyelenggarakan Diklat 3 in 1, program D1 serta Penguatan Revitalisasi Link and Match SMK dan Industri untuk memenuhi kebutuhan tersebut," kata Agus.

Menperin juga mengakui, pihaknya perlu berhati-hati dalam menyediakan SDM. Sebab menurut dia, potensi defisit SDM industri akan selalu ada, seiring dengan tumbuhnya sektor industri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gojek Sewakan Motor Listrik untuk Mitra Driver, Berapa Biayanya?

Gojek Sewakan Motor Listrik untuk Mitra Driver, Berapa Biayanya?

Whats New
Menteri PPN: Pembangunan IKN Menempatkan RI ke Posisi Strategis Jalur Perdagangan Dunia

Menteri PPN: Pembangunan IKN Menempatkan RI ke Posisi Strategis Jalur Perdagangan Dunia

Whats New
Qoala Plus Targetkan Pertumbuhan Pemasaran 5 Kali Lipat di Tahun 2022

Qoala Plus Targetkan Pertumbuhan Pemasaran 5 Kali Lipat di Tahun 2022

Rilis
Rupiah dan IHSG Ditutup Melemah di Sesi II, Asing Lepas BBNI, BBCA dan ANTM

Rupiah dan IHSG Ditutup Melemah di Sesi II, Asing Lepas BBNI, BBCA dan ANTM

Whats New
54 Persen Dana Pindah Ibu Kota Pakai APBN, Sri Mulyani: Sebetulnya Enggak Ada...

54 Persen Dana Pindah Ibu Kota Pakai APBN, Sri Mulyani: Sebetulnya Enggak Ada...

Whats New
Gelar 2.2 COD Sale, Shopee Berikan Beragam Promo Menarik

Gelar 2.2 COD Sale, Shopee Berikan Beragam Promo Menarik

Whats New
Mau Daftar Shopee Seller Center dengan Mudah? Begini Caranya

Mau Daftar Shopee Seller Center dengan Mudah? Begini Caranya

Whats New
Bangun Ibu Kota Baru 'Nusantara', Pemerintah Janji Hindari Utang Jangka Panjang

Bangun Ibu Kota Baru "Nusantara", Pemerintah Janji Hindari Utang Jangka Panjang

Whats New
Ini Skema Pendanaan Pembangunan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur

Ini Skema Pendanaan Pembangunan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur

Whats New
Tingkatkan Nilai Tambah, Gojek Terintegrasi dengan KRL Commuter Line

Tingkatkan Nilai Tambah, Gojek Terintegrasi dengan KRL Commuter Line

Whats New
Belanja di Indomaret Pakai GoPay Ada Cashback 60 Persen, Ini Caranya

Belanja di Indomaret Pakai GoPay Ada Cashback 60 Persen, Ini Caranya

Spend Smart
Bukan Foto KTP, Ini 3 Syarat agar NFT Laku Terjual di Pasar Digital

Bukan Foto KTP, Ini 3 Syarat agar NFT Laku Terjual di Pasar Digital

Earn Smart
Gelar Sidang Paripurna, DPR RI Setujui RUU IKN Jadi Undang-Undang

Gelar Sidang Paripurna, DPR RI Setujui RUU IKN Jadi Undang-Undang

Whats New
Fitur Kredit Bakal Segera Tersedia di Aplikasi Neobank

Fitur Kredit Bakal Segera Tersedia di Aplikasi Neobank

Whats New
Tips Magang Bagi Mahasiswa agar Tak Sekadar Jadi Tukang Fotokopi dan Digaji Minim

Tips Magang Bagi Mahasiswa agar Tak Sekadar Jadi Tukang Fotokopi dan Digaji Minim

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.