IHSG Sepekan Melemah 0,35 Persen, Kapitalisasi Pasar Turun Jadi Rp 8.098 Triliun

Kompas.com - 04/12/2021, 19:18 WIB
Ilustrasi : Bursa Efek Indonesia KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi : Bursa Efek Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan atau periode 29 November-3 Desember 2021 turun tipis 0,35 persen. Seiring pula dengan penurunan kapitalisasi pasar sebesar 0,30 persen.

Mengutip keterangan resmi BEI, Sabtu (4/12/2021), tercatat IHSG pekan ini di tutup pada level 6.538,5 atau turun dibandingkan dengan penutupan pekan sebelumnya yang berada di level 6.561,5.

Sementara kapitalisasi pasar bursa yang menunjukkan total nilai saham emiten BEI tercatat mencapai Rp 8.098,6 triliun, menyusut dari penutupan pekan lalu yang sebesar Rp 8.123 triliun.

Baca juga: IHSG DItutup Turun 45 Poin, Asing Jual BBCA, SMGR, dan ASII

Penurunan juga terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi bursa sebesar 0,64 persen menjadi sebanyak 1,35 juta transaksi dari 1,36 juta transaksi pada pekan sebelumnya.

Begitu pula pada rata-rata volume transaksi harian bursa yang turun signifikan sebesar 5,11 persen menjadi 22,99 miliar saham dari posisi pada pekan lalu yang mencapai 24,22 miliar saham.

Meski demikian, pergerakan negatif itu tidak terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian bursa yang justru naik 5,74 persen menjadi sebesar Rp 15,3 triliun dari pekan lalu yang mencapai Rp 14,4 triliun.

Adapun investor asing pada penutupan pekan ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 527,6 miliar. Sedangkan sepanjang tahun berjalan 2021 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp 35,4 triliun.

Pada pekan ini juga terdapat penerbitan obligasi dan sukuk oleh PT Steel Pipe Industry Of Indonesia Tbk. Terdiri dari Obligasi Berkelanjutan I SPINDO Tahap I Tahun 2021 dengan nilai emisi Rp 150 miliar dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I SPINDO Tahap I Tahun 2021 dengan emisi Rp 150 miliar.

Dengan demikian, total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang 2021 adalah 89 emisi dari 52 emiten senilai Rp 91,3 triliun.

Maka secara keseluruhan, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI kini berjumlah 479 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 426,2 triliun dan 47,5 juta dollar AS yang diterbitkan oleh 125 emiten.

Sementara untuk Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI kini berjumlah 139 seri dengan nilai nominal 4.468,88 triliun dan 300 juta dollar AS. Sementara Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp 5,33 triliun.

Baca juga: Sah, Grab Melantai di Bursa Saham AS

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Klaim Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan

Cara Klaim Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan

Whats New
Minat Kembangkan Usaha? IdeaCloud Kembali Gelar IC Incubator

Minat Kembangkan Usaha? IdeaCloud Kembali Gelar IC Incubator

Whats New
LMAN: Realisasi Pendanaan Lahan PSN 2021 Rp 22,86 Triliun, Tertinggi Sejak 2016

LMAN: Realisasi Pendanaan Lahan PSN 2021 Rp 22,86 Triliun, Tertinggi Sejak 2016

Whats New
Akhirnya, Indonesia Ambil Alih Ruang Udara Natuna dari Singapura

Akhirnya, Indonesia Ambil Alih Ruang Udara Natuna dari Singapura

Whats New
Waspadai Skema Ponzi, OJK Larang Rekening Bank Tampung Dana Kegiatan Melanggar Hukum

Waspadai Skema Ponzi, OJK Larang Rekening Bank Tampung Dana Kegiatan Melanggar Hukum

Whats New
Babak Baru Kerja Sama RI-Singapura, Salah Satunya Sepakati Perjanjian Ekstradisi Buronan

Babak Baru Kerja Sama RI-Singapura, Salah Satunya Sepakati Perjanjian Ekstradisi Buronan

Whats New
Mirae Asset Sekuritas Indonesia Buka Investment House di Jakarta

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Buka Investment House di Jakarta

Rilis
Pada 2021, Bisnis Minuman Haus! Raup Pendapatan Rp 250 Miliar

Pada 2021, Bisnis Minuman Haus! Raup Pendapatan Rp 250 Miliar

Rilis
IHSG Ditutup Melemah 1,3 Persen, Bagaimana dengan Rupiah?

IHSG Ditutup Melemah 1,3 Persen, Bagaimana dengan Rupiah?

Whats New
Wamenkeu: Perbankan Bakal Lebih Selektif, Hanya Berikan Kredit buat Ekonomi Hijau

Wamenkeu: Perbankan Bakal Lebih Selektif, Hanya Berikan Kredit buat Ekonomi Hijau

Whats New
Alasan Bulog Tak Masuk Holding BUMN Pangan, Erick Thohir: Punya Tugas yang Beda

Alasan Bulog Tak Masuk Holding BUMN Pangan, Erick Thohir: Punya Tugas yang Beda

Whats New
ICDX: Secara Umum, Perdagangan Komoditi Global 2022 Masih Dibayangi Covid-19

ICDX: Secara Umum, Perdagangan Komoditi Global 2022 Masih Dibayangi Covid-19

Whats New
Bawang Putih dan Cabai Merah Keriting Naik, Berikut Harga Pangan Jakarta Hari Ini

Bawang Putih dan Cabai Merah Keriting Naik, Berikut Harga Pangan Jakarta Hari Ini

Whats New
Punya Aset Bernilai Fantastis, Begini Cara Idol K-Pop Atur Keuangan

Punya Aset Bernilai Fantastis, Begini Cara Idol K-Pop Atur Keuangan

BrandzView
Bank Mandiri Nilai Investasi Obligasi hingga Deposito Masih Menarik

Bank Mandiri Nilai Investasi Obligasi hingga Deposito Masih Menarik

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.