Luhut: Pasien Covid-19 dengan Komorbid Rata-rata Meninggal 5 Hari Sejak Masuk RS

Kompas.com - 21/02/2022, 18:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah akan menekan angka kematian akibat Covid-19 dengan memberikan respon perawatan yang lebih cepat kepada kelompok yang memiliki komorbid.

Ia menyebutkan, hingga hari ini, dari 2.484 pasien meninggal, sebanyak 73 persen di antaranya belum melakukan vaksinasi dosis lengkap, 53 persen lansia dan 46 persen memiliki penyakit penyerta atau komorbid.

Baca juga: Inggris Hingga Singapura Longgarkan Kebijakan Covid-19, Luhut: Kita Tidak Perlu Latah Ikutan Negara Lain

"Pasien komorbid tersebut rata-rata meninggal 5 hari sejak masuk ke dalam rumah sakit, di mana komorbid terbanyak ialah diabetes melitus," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Senin (21/2/2022).

Terkait hal itu, lanjut Luhut, dalam rapat terbatas Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun meminta jajarannya untuk resiko kematian terhadap lansia, orang yang belum di vaksin, dan memiliki komorbid dapat di tekan semaksimal mungkin dengan penanganan yang baik.

Menurut Luhut, hal itu akan dilakukan dengan mendorong adanya interkoneksi data antara BPJS Kesehatan yang memiliki data komorbid dan data penambahan kasus di NAR Kementerian Keseharan (Kemenkes).

"Sehingga jika ada penambahan kasus langsung terdeteksi apakah orang tersebut komorbid atau tidak, dan respon tindakan bisa dilakukan secara cepat," kata Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional itu.

Baca juga: Luhut Minta Pemerintah Pusat dan Pemda Beli Produk Dalam Negeri dan UMKM

Meski demikian, Luhut memastikan perkembangan kasus Omicron di Indonesia masih terkendali.

Meskipun penambahan kasus sudah melebihi tren Delta, namun kondisi rawat inap dan kematian akibat Omicron jauh lebih rendah dibandingkan varian Delta beberapa waktu lalu.

Secara spesifik, pemerintah melihat Provinsi DKI Jakarta, Banten, dan Bali yang sudah memasuki tren penurunan kasus konfirmasi harian. Tren angka hospitalisasi juga terlihat menurun di DKI Jakarta dan Bali.

"Hingga hari ini jumlah keterisian rawat inap di rumah sakit seluruh provinsi Jawa Bali masih jauh di bawah keterisian varian Delta," ucap Luhut.

Baca juga: Menko Airlangga: Puncak Omicron Terjadi 2-3 Minggu ke Depan, Harus Diantisipasi

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gandeng Lazada, Kredito Bidik Penyaluran Pembiayaan Tembus Rp 300 Miliar

Gandeng Lazada, Kredito Bidik Penyaluran Pembiayaan Tembus Rp 300 Miliar

Whats New
Alasan Nama BPR Diubah Jadi Bank Perekonomian Rakyat dalam RUU P2SK

Alasan Nama BPR Diubah Jadi Bank Perekonomian Rakyat dalam RUU P2SK

Whats New
Harga Telur Ayam Naik, BI Perkirakan Inflasi Desember 2022 Capai 0,37 Persen

Harga Telur Ayam Naik, BI Perkirakan Inflasi Desember 2022 Capai 0,37 Persen

Whats New
Kisah Yuniarti, Dokter Hewan yang Berinovasi Ciptakan Bumbu Rendang Tahan Setahun Tanpa Pengawet

Kisah Yuniarti, Dokter Hewan yang Berinovasi Ciptakan Bumbu Rendang Tahan Setahun Tanpa Pengawet

Smartpreneur
Dalam Sepekan, Modal Asing Masuk RI Capai Rp 1,77 Triliun

Dalam Sepekan, Modal Asing Masuk RI Capai Rp 1,77 Triliun

Whats New
OJK Berlakukan Batas Maksimal Baru Pemberian Kredit untuk BPR dan BPRS

OJK Berlakukan Batas Maksimal Baru Pemberian Kredit untuk BPR dan BPRS

Whats New
Masyarakat Indonesia Bakal Bisa Transaksi Belanja di Jepang Pakai QRIS

Masyarakat Indonesia Bakal Bisa Transaksi Belanja di Jepang Pakai QRIS

Whats New
Genjot IKM Naik Kelas, Kemenperin Gelar Gebyar IKMA 2022

Genjot IKM Naik Kelas, Kemenperin Gelar Gebyar IKMA 2022

Whats New
Soal Antrean Jual Saham GOTO, Analis: Butuh Rp 1 Triliun untuk Menghabiskan

Soal Antrean Jual Saham GOTO, Analis: Butuh Rp 1 Triliun untuk Menghabiskan

Whats New
RUU PPSK Amanatkan Awasi Aset Kripto, OJK Bakal Tambah 2 Komisioner?

RUU PPSK Amanatkan Awasi Aset Kripto, OJK Bakal Tambah 2 Komisioner?

Whats New
Penyambungan Akun Bank dan E-wallet Prakerja Maksimal 10 Desember, Ini Caranya

Penyambungan Akun Bank dan E-wallet Prakerja Maksimal 10 Desember, Ini Caranya

Whats New
Pentingnya Efikasi Diri Para “Survivor” Setelah Restrukturisasi Perusahaan

Pentingnya Efikasi Diri Para “Survivor” Setelah Restrukturisasi Perusahaan

Work Smart
Buruh Soroti Pasal RKUHP, Mulai dari Pekerja Wanita Sif Malam hingga Unjuk Rasa Dipersulit

Buruh Soroti Pasal RKUHP, Mulai dari Pekerja Wanita Sif Malam hingga Unjuk Rasa Dipersulit

Whats New
IHSG Ditutup Melemah 7 Hari Berturut-turut

IHSG Ditutup Melemah 7 Hari Berturut-turut

Whats New
Dukung UMKM dan Buka Lapangan Kerja, Erick Thohir Jadi Salah Satu Menteri Berkinerja Terbaik

Dukung UMKM dan Buka Lapangan Kerja, Erick Thohir Jadi Salah Satu Menteri Berkinerja Terbaik

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.