Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IHSG Masih Lanjut Menguat? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kompas.com - 19/04/2022, 08:10 WIB
Kiki Safitri,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menguat pada Selasa (19/4/2022). IHSG Senin (18/4/2022) ditutup positif di level 7.275,28 atau naik 39,8 poin atau 0,55 persen.

Research Analyst Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper yang mengatakan, secara teknikal stochastic membentuk golden cross dengan candlestick membentuk long white body mengindikasikan potensi penguatan yang masih cukup tinggi.

“Pergerakan masih akan didorong rilis kinerja emiten dan pembagian dividen. Pergerakan akan cenderung terbatas jelang penetapan suku bunga 7 Days repo rate di tengah pekan,” kata Dennies dalam rekomendasinya.

Baca juga: Saham WIR Asia Milik Yenny Wahid Digembok Bursa Setelah Melonjak 560 Persen sejak IPO

Dennies memproyeksikan IHSG hari ini akan bergerak resistance di level 7.299 hingga 7.287, support di level 7.253 sampai dengan 7.231.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan, hari ini IHSG akan lanjut menguat terbatas, adapun sentimen penggeraknya dari rencana pertemuan Bank Indonesia terkait dengan kebijakan kenaikan suku bunga.

“Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat saat ini IHSG berpotensi akan bergerak menguat terbatas. Pertemuan Bank Indonesia mungkin akan menjadi sebuah perhatian pada siang hari ini, kemungkinan tingkat suku bunga untuk tidak berubah masih lebih besar namun sikap dari Bank Indonesia akan menjadi perhatian pelaku pasar dan investor,” kata Maximilianus.

Maximilianus memprediksi hari ini IHSG akan bergerak menguat terbatas pada rentang pergerakan 7.204 – 7.315.

Bagaimana dengan saham-saham yang bisa dicermati hari ini?

Simak rekomendasi saham teknikal dari dua perusahaan sekuritas berikut:

1. Artha Sekuritas
INDY entry level 2.830 – 2.870, TP 3.000 – 3.050, stop loss 2.800
MEDC entry level 550 - 570, TP 590 - 610, stop loss 540
SSMS entry level 1.145 – 1.175, TP 1.210 – 1.240, stop loss 1.130

2. Pilarmas Investindo
BRIS last price 1.615, support 1.580, resistance 1.660
ANTM last price 2.900, support 2.820, resistance 2.980
IRRA last price 1.595, support 1.565, resistance 1.640, TP 1.250 - 1.400

Baca juga: IHSG Ditutup Menguat, Asing Borong Saham TLKM, BBRI, dan ASII

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Perputaran Uang Judi Online di RI sampai Rp 327 Triliun Setahun

Perputaran Uang Judi Online di RI sampai Rp 327 Triliun Setahun

Whats New
Bapanas Pastikan Konflik Israel-Iran Tak Pengaruhi Masuknya Komoditas Pangan yang Rutin Diimpor

Bapanas Pastikan Konflik Israel-Iran Tak Pengaruhi Masuknya Komoditas Pangan yang Rutin Diimpor

Whats New
Pasca Akuisisi BPR, KoinWorks Fokus Inovasi dan Efisiensi Tahun Ini

Pasca Akuisisi BPR, KoinWorks Fokus Inovasi dan Efisiensi Tahun Ini

Whats New
Lion Air Bantah 2 Pegawai yang Ditangkap Menyelundupkan Narkoba Merupakan Pegawainya

Lion Air Bantah 2 Pegawai yang Ditangkap Menyelundupkan Narkoba Merupakan Pegawainya

Whats New
Indofarma Akui Belum Bayar Gaji Karyawan Periode Maret 2024, Mengapa?

Indofarma Akui Belum Bayar Gaji Karyawan Periode Maret 2024, Mengapa?

Whats New
Pesetujuan KPR BSI Kini Hanya Butuh Waktu Satu Hari

Pesetujuan KPR BSI Kini Hanya Butuh Waktu Satu Hari

Spend Smart
Bank Sentral Inggris Diprediksi Pangkas Suku Bunga pada Mei 2024

Bank Sentral Inggris Diprediksi Pangkas Suku Bunga pada Mei 2024

Whats New
Cara Membuat Kartu ATM BCA Berfitur Contactless

Cara Membuat Kartu ATM BCA Berfitur Contactless

Work Smart
Pertanyaan Umum tapi Menjebak dalam Wawancara Kerja, Apa Itu dan Bagaimana Cara Jawabnya?

Pertanyaan Umum tapi Menjebak dalam Wawancara Kerja, Apa Itu dan Bagaimana Cara Jawabnya?

Work Smart
Menko Airlangga soal Kondisi Geopolitik Global: Belum Ada Apa-apa, Kita Tenang Saja...

Menko Airlangga soal Kondisi Geopolitik Global: Belum Ada Apa-apa, Kita Tenang Saja...

Whats New
Pasar Perdana adalah Apa? Ini Pengertian dan Alur Transaksinya

Pasar Perdana adalah Apa? Ini Pengertian dan Alur Transaksinya

Work Smart
Apa Dampak Konflik Iran-Israel ke Industri Penerbangan Indonesia?

Apa Dampak Konflik Iran-Israel ke Industri Penerbangan Indonesia?

Whats New
HUT Ke-35 BRI Insurance, Berharap Jadi Manfaat bagi Masyarakat

HUT Ke-35 BRI Insurance, Berharap Jadi Manfaat bagi Masyarakat

Rilis
Menperin Siapkan Insentif untuk Amankan Industri dari Dampak Konflik Timur Tengah

Menperin Siapkan Insentif untuk Amankan Industri dari Dampak Konflik Timur Tengah

Whats New
Respons Bapanas soal Program Bantuan Pangan Disebut di Sidang Sengketa Pilpres

Respons Bapanas soal Program Bantuan Pangan Disebut di Sidang Sengketa Pilpres

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com