Bitcoin Anjlok Hampir 55 Persen dalam 6 Bulan Terakhir, Banyak Investor yang Rugi Besar

Kompas.com - 10/05/2022, 12:47 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com - Bitcoin anjlok hampir 55 persen dari posisi puncaknya di bulan November tahun lalu. Data dari Glassnode mencatatkan, sebanyak 40 persen investor bitcoin mencatatkan kerugian yang cukup besar.

Kerugian tertinggi juga terjadi pada investor yang membeli bitcoin dalam jangka waktu 6 bulan terakhir, ketika harga bitcoin mencapai 69.000 dollar AS atau Rp 1 miliar (Kurs Rp 14.572 per dollar AS).

Pada bulan lalu saja, bitcoin telah turun 15,5 persen, karena aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar turun di level 31.000 dollar AS. Hal ini seiring sejalan dengan penurunan ekutis Wall Street dimana saham – saham teknologi yang tergabung dalam Nasdaq berada dalam tekanan.

Baca juga: Pasar Kripto Masih Lesu, Harga Bitcoin Turun ke Rp 447 Juta

Penurunan bitcoin juga mematahkan anggapan, bahwa aset kripto bisa dijadikan sebagai aset lindung nilai saat terjadinya inflasi. Analis dari Glassnode mencatat saat ini tengah terjadi aksi jual besar – besaran atau panic selling, tidak hanya di bursa saham, namun juga pada aset kripto.

“Nilai total dari semua biaya transaksi on-chain yang dibayarkan mencapai 3,07 bitcoin selama seminggu terakhir, atau yang terbesar sepanjang sejarah. Dominasi biaya transaksi on-chain ini terkait dengan transaksi yang bersifat “urgent”,” ujar analis dari Glassnode, mengutip CNBC.

Analis Glassnode menjelaskan, para investor bitcoin kini juga berusaha untuk mengurangi risiko, dengan menjual aset kripto milik mereka, dan menambahkan jaminan ke posisi margin mereka dalam menanggapi kondisi pasar yang sangat volatile saat ini.

Selama aksi jual di minggu terakhir ini, lebih dari 3,15 miliar dollar AS jumlah transaksi, baik yang bergerak masuk ataupun keluar dari bursa kripto. Ini juga merupakan jumlah terbesar sejak pasar mencapai titik tertinggi sepanjang masa pada November 2021.

Sebagai informasi, berdasarkan data CoinMarketcap pagi ini, harga bitcoin ambles 9,8 persen pada level 30.732 dollar AS atau berada di kisaran Rp 447 juta per keping.

Baca juga: Belajar dari Kasus Investasi Bodong, Ini yang Perlu Diperhatikan Jika Ingin Investasi Aset Kripto

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.