PTPP Garap 3 Proyek Besar di Jakarta, Gedung Kejagung hingga Renovasi TMII

Kompas.com - 12/05/2022, 12:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) menggarap 3 proyek besar di wilayah Jakarta, terdiri dari Gedung IT Bank Mandiri Bumi Slipi, Kantor Kejaksaan Agung (Kejagung), dan Revitalisasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Ketiga proyek ditargetkan rampung di akhir 2022 dan 2023.

Jajaran Komisaris dan Direksi PTPP pun meninjau langsung progres pembangunan ketiga proyek tersebut pada Rabu (11/5/2022) kemarin.

Presiden Komisaris PTPP Andi Gani Nena Wea mengatakan, pada proyek pembangunan Gedung IT Mandiri targernya rampung di Desember 2023 dengan durasi masa pemeliharaan selama 12 bulan.

Proyek yang dimiliki oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp 820 miliar termasuk PPN.

"Sampai dengan awal Mei 2022, progress pembangunan proyek Gedung Mandiri IT Bumi Slipi telah mencapai 3,43 persen," kata Andi dalam keterangan tertulis, Kamis (12/5/2022).

Baca juga: Ditinjau Ganjar dan Komisaris PTPP, Ini Progres Tol Semarang-Demak

Gedung IT Mandiri ditargetkan untuk memenuhi standar green building yang disertifikasi oleh lembaga Green Building Council Indonesia (GBCI) dengan peringkat Gold.

Adapun lingkup pekerjaan pembangunan proyek itu, antara lain pekerjaan design development dan perizinan, pekerjaan struktur, pekerjaan landscape, pekerjaan arsitektur dan interior, hingga pekerjaan Mechanical Electrical Plumbing (MEP) dan penyambungan.

Pembangunan Gedung IT Mandiri yang berlokasi di Jakarta Barat tersebut, dibangun di atas lahan seluas 11.303 meter persergi. Gedung yang direncanakan dibangun setinggi 32 lantai ini memiliki luas total bangunan 70.028 meter persergi.

Baca juga: Proyek Tol Cijago Seksi 3 Ditinjau Komisaris PTPP, Ini Progresnya

Proyek kedua yang dimiliki PTPP yakni pembangunan Gedung Utama Kejaksaan Agung di Jakarta Selatan dengan nilai kontrak sebesar Rp 549 miliar. Proyek dengan luas bangunan 43.669 meter persegi ini ditargetkan rampung pada akhir tahun 2022.

Gani menjelaskan, lingkup pekerjaan proyek tersebut, antara lain pekerjaan perijinan, pekerjaan struktur, pekerjaan arsitektur, hingga pekerjaan MEP. Hingga akhir April 2022 progres pembangunan proyek ini telah mencapai 57,98 persen, lebih cepat dari yang ditargetkan.

"Gedung Utama Kejaksaan Agung ini nantinya akan memiliki 3 tower dan dilengkapi dengan kaca anti peluru," jelasnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.