Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Simak Perbandingan Harga BBM Pertamina hingga Shell per 1 Juni 2022

Kompas.com - 01/06/2022, 21:04 WIB
Nur Jamal Shaid

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com – Shell Indonesia kembali menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dijualnya. Kenaikan harga BBM Shell terbaru efektif per 1 Juni 2022 di daerah Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatera Utara.

Penyesuaian tersebut dilakukan karena harga BBM yang dijual di Indonesia mengikuti tren kenaikan harga minyak dunia. Sehingga harga BBM dapat saja berubah sewaktu-waktu. Sebelumnya pada 1 Mei 2022 lalu, Shell juga sudah melakukan penyesuaian harga.

Dikutip dari laman resmi Shell, Rabu (1/6/2022), kenaikan harga BBM Shell terjadi pada produk Shell Super hingga Shell V-Power. Kenaikan harga BBM Shell berkisar Rp 870 per liter hingga Rp 1.980 per liter.

Baca juga: Revitalisasi Situ Bagendit Garut Selesai, Ini Dana yang Digelontorkan PUPR

Harga BBM jenis Shell Super naik dari sebelumnya Rp 16.630 menjadi Rp 17.500 per liter mulai 1 Juni 2022. Harga BBM Shell V-Power naik dari sebelumnya Rp 17.280 menjadi Rp 18.500 per liter mulai 1 Juni 2022.

Kemudian, harga BBM Shell V-Power Nitro+ naik dari sebelumnya Rp 17.440 menjadi Rp 19.420 per liter mulai 1 Juni 2022. Sedangkan Harga BBM Shell V-Power Diesel juga naik dari Rp 18.680 menjadi Rp 19.460 per liter.

Bagaimana dengan harga BBM Pertamina?

Dikutip dari pemberitaan Kompas.com sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan jika harga Pertalite tidak akan mengalami kenaikan pada 2022.

Baca juga: Gaji ke-13 PNS hingga Pensiunan Cair Juli 2022, Cek Daftar Penerimanya

Hal tersebut dikarenakan pemerintah sudah menambah anggaran subsidi energi sebesar Rp 74,9 trilliun, sehingga kini menjadi Rp 208,9 trilliun.

Selain itu, pemerintah juga menambah alokasi anggaran kompensasi energi yang akan dibayarkan kepada Pertamina.

"Pertalite dalam hal ini tidak diubah harganya. Kalau masyarakat kemarin mudik dengan mobil menggunakan Pertalite itu adalah bagian dari yang harus dibayar oleh pemerintah ke pertamina dalam bentuk kompensasi," kata Sri Mulyani.

Pemerintah melakukan tambahan subsidi dan kompensasi terhadap harga BBM jenis Pertalite dengan pertimbangan harga minyak mentah dunia yang sudah mencapai 100 dollar AS per barel pada pertengahan Mei 2022. Padahal, asumsi awal APBN untuk minyak mentah hanya sebesar 63 dollar AS per barrel.

Baca juga: PLN Hemat Rp 10,85 Triliun Berkat Digitalisasi Proses Bisnis

Update harga BBM Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo

1. Harga BBM Pertamina per 1 Juni 2022

Terdapat beberapa perbedaan harga jual BBM yang diberlakukan oleh Pertamina di berbagai wilayah di Indonesia. Berikut rincian harga BBM yang dijual di SPBU Pertamina, dikutip dari laman resminya:

  • Harga Pertalite : Rp 7.650 per liter
  • Harga Pertamax: Rp 12.500, Rp 12.750, dan Rp 13.000 per liter
  • Harga Pertamax Turbo: Rp 14.500, Rp 14.800 dan Rp 15.100 per liter
  • Harga Dexlite: Rp 12.950, Rp 13.250, dan 13.550 per liter
  • Harga Pertamina Dex: Rp 13.700, Rp 14.000, dan Rp 14.300 per liter

Baca juga: Jaringan Blockchain Ini Luncurkan Media Transfer Aset Digital Berbiaya Murah

2. Harga BBM Shell per 1 Juni 2022

Berikut harga BBM yang dijual di SPBU Shell, dikutip dari laman resminya:

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Neraca Dagang RI Kembali Surplus, BI: Positif Topang Ketahanan Eksternal Ekonomi

Neraca Dagang RI Kembali Surplus, BI: Positif Topang Ketahanan Eksternal Ekonomi

Whats New
Sambut Putusan MK soal Sengketa Pilpres, Kadin: Akan Berikan Kepastian bagi Dunia Usaha

Sambut Putusan MK soal Sengketa Pilpres, Kadin: Akan Berikan Kepastian bagi Dunia Usaha

Whats New
Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di CIMB Niaga hingga BCA

Simak Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di CIMB Niaga hingga BCA

Whats New
Anjlok Rp 18.000 Per Gram, Simak Harga Emas Antam Hari Ini 23 April 2024

Anjlok Rp 18.000 Per Gram, Simak Harga Emas Antam Hari Ini 23 April 2024

Spend Smart
IHSG Awal Sesi Tancap Gas, Rupiah Malah Melemah

IHSG Awal Sesi Tancap Gas, Rupiah Malah Melemah

Whats New
Harga Emas Dunia Anjlok, Ini Penyebabnya

Harga Emas Dunia Anjlok, Ini Penyebabnya

Whats New
Bahan Pokok Hari Ini 23 April 2024: Harga Tepung dan Telur Naik, Daging Sapi dan Ayam Turun

Bahan Pokok Hari Ini 23 April 2024: Harga Tepung dan Telur Naik, Daging Sapi dan Ayam Turun

Whats New
Reksadana RDPT adalah Apa? Ini Pengertian dan Keuntungannya

Reksadana RDPT adalah Apa? Ini Pengertian dan Keuntungannya

Work Smart
Dana Pinjaman dari China Rp 6,9 Triliun Sudah Cair, KAI: Untuk Bayar Kontraktor Kereta Cepat Whoosh

Dana Pinjaman dari China Rp 6,9 Triliun Sudah Cair, KAI: Untuk Bayar Kontraktor Kereta Cepat Whoosh

Whats New
Indonesia Lebih Banyak Impor dari Israel Dibanding Iran, Bagaimana dengan Ekspor?

Indonesia Lebih Banyak Impor dari Israel Dibanding Iran, Bagaimana dengan Ekspor?

Whats New
Melemahnya Rupiah Bisa Bikin Harga Bawang Putih dan Kedelai Naik

Melemahnya Rupiah Bisa Bikin Harga Bawang Putih dan Kedelai Naik

Whats New
Mampukah IHSG Bangkit? Simak Analisis dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Mampukah IHSG Bangkit? Simak Analisis dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Sektor Teknologi Bangkit, Saham-saham di Wall Street Menghijau

Sektor Teknologi Bangkit, Saham-saham di Wall Street Menghijau

Whats New
Trafik Naik 35 Persen, Tol Trans-Sumatera Dilintasi 2,1 Juta Kendaraan Saat Libur Lebaran

Trafik Naik 35 Persen, Tol Trans-Sumatera Dilintasi 2,1 Juta Kendaraan Saat Libur Lebaran

Whats New
KAI Layani 4,39 Juta Penumpang Selama Lebaran 2024, Lebih Sedikit dari Perkiraan Kemenhub?

KAI Layani 4,39 Juta Penumpang Selama Lebaran 2024, Lebih Sedikit dari Perkiraan Kemenhub?

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com