Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mendag Dikabarkan Akan Diganti, Ekonom: Kasus Minyak Goreng Masih Jadi PR

Kompas.com - 15/06/2022, 12:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi dikabarkankan akan di-reshuffle oleh Presiden Joko Widodo dan digantikan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan.

Apabila hal itu benar terjadi, Direktur Eksekutif CORE Indonesia Mohammad Faisal mengatakan, ada banyak permasalahan yang menunggu Mendag pengganti untuk diselesaikan.

Salah satunya, permasalahan minyak goreng yang sampai saat ini harga jual di pasaran masih tinggi. Padahal Kementerian Perdagangan sudah melakukan berbagai upaya untuk menanganinya.

Baca juga: Isu Reshuffle Kabinet, Ini Kriteria Menteri Baru di Bidang Ekonomi

"Banyak (pekerjaan rumah/PR) kalau di perdagangan, yang jelas kasus minyak goreng kemaren masih menyimpan PR tata kelola distribusi minyak goreng," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Rabu (15/6/2022).

Dia melanjutkan, Mendag pengganti juga perlu memperbaiki larangan ekspor mineral dan batu bara (minerba) untuk mendukung hilirisasi.

Namun untuk mengatasi permasalahan yang ada di sektor perdagangan ini, Mendag pengganti perlu memiliki relasi yang kuat agar dapat bekerja sama dengan instansi lain.

Pasalnya, persoalan perdagangan yang saat ini dihadapi negara bersifat lintas sektoral sehingga perlu ditangani bersama-sama dengan instansi lain.

"Tapi sekali lagi ini masalah lintas sektoral di mana posisi Kemendag sebagai salah satu mata rantai pentingnya," ucapnya.

Baca juga: Ekonom: Reshuffle Kabinet Memang Sudah Waktunya...

Diberitakan sebelumnya, Zulkifli Hasan dikabarkan akan dilantik sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Muhammad Lutfi.

Selain Zulkifli Hasan, Presiden Joko Widodo juga akan melantik mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang menggantikan Sofyan Djalil.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+