Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Diskon Tiket Kereta Api Dosen dan Alumni 5 Universitas, Cek Syarat dan Ketentuannya

Kompas.com - 08/09/2022, 14:00 WIB
Mela Arnani

Penulis

KOMPAS.com - Dosen dan tenaga pendidik (civitas) serta alumni di lima perguruan tinggi bisa mendapatkan diskon tiket kereta api sebesar 10 persen.

Kelima perguruan tinggi tersebut yaitu Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Universitas Padjajaran, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Potongan diskon yang diberikan hanya berlaku untuk perjalanan kereta api jarak jauh dan menengah, baik kelas ekonomi, bisnis, maupun eksekutif.

Baca juga: Cara Mendapatkan Diskon Tiket Kereta Api Dosen dan Alumni 5 Univeritas

Syarat dan ketentuan tarif diskon dosen dan alumni

Dilansir dari informasi resmi PT Kereta Api Indonesia (KAI), syarat dan ketentuan pelayanan reduksi civitas dan alumni perguruan tinggi sebagai berikut:

  1. Pembelian tiket reduksi atau diskon tarif hanya dapat dilakukan pada Aplikasi KAI Access. Tiket reduksi berlaku hanya untuk dosen dan tenaga pendidik yang masih aktif dan ikatan alumni perguruan tinggi.
  2. Bagi dosen dan tenaga pendidik (civitas), wajib memiliki kartu bukti diri sebagai dosen dan tenaga pendidik yang tercantum nomor induk pegawai (NIP) atau nomor induk kepegawaian (NIK).
  3. Bagi Keluarga Alumni Parguruan Tinggi atau alumni, wajib memiliki kartu anggota alumni/kartu anggota digital yang tercantum nomor keanggotaannya atau ijazah.
  4. Tarif reduksi tidak berlaku pada kereta api perkotaan, tarif khusus, tarif promosi, kereta priority, imperial dan luxury (sleeper), panoramic, comparteen atau kereta wisata lainnya.
  5. Pada kereta api yang sama, satu penumpang hanya berhak atas satu tiket dengan tarif reduksi.

Baca juga: Layanan Antigen dan PCR di Stasiun Ditutup, Apa Sebabnya?

Cara mendapatkan tarif diskon dosen dan alumni

Sebelum menikmati tarif diskon ini, Anda harus melakukan registrasi reduksi di customer service stasiun dengan menunjukan kartu bukti diri dosen dan tenaga pengajar/kartu anggota alumni/ijazah disertai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk input NIK.

Ditegaskan bahwa bukti identitas asli yang digunakan harus masih berlaku sesuai hak atas reduksi.

Setelah melakukan registrasi di CS stasiun, Anda dapat mengunduh aplikasi KAI Access dan mendaftar dengan menggunakan NIK yang sesuai. Jika proses registrasi berhasil, pilihan diskon tarif akan otomatis tersedia di aplikasi KAI Access.

Pilihan menu reduksi hanya bisa didapatkan melalui aplikasi KAI Access dan tidak dapat diberikan melalui penjualan di loket stasiun.

Nantinya, saat proses boarding dan pemeriksaan di atas ka wajib menunjukkan identitas asli atas hak reduksi tersebut.

Baca juga: Aturan Naik Kereta Api Jarak Jauh Terbaru yang Berlaku Saat Ini

Kategori tarif diskon tiket

Perlu diketahui bahwa tidak semua civitas dan alumni di lima perguruan tinggi memperoleh tarif diskon tiket kereta api. Potongan harga sebesar 10 persen diberikan dengan detail sebagai berikut:

  • Jenis reduksi civitas : Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Padjajaran (UNPAD), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gajah Mada (UGM)
  • Jenis reduksi alumni : Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Gajah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB)

Sebagai informasi, reduksi diskon tiket KA diberikan untuk perjalanan kereta antar kota, dan tidak dapat digunakan untuk KA lokal (subsidi/PSO dan komersial).

Baca juga: Syarat, Biaya, dan Cara Membuat SKCK 2022

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

AHY Bakal Tertibkan Bangunan Liar di Puncak Bogor

AHY Bakal Tertibkan Bangunan Liar di Puncak Bogor

Whats New
Rupiah Anjlok, Airlangga Sebut Masih Lebih Baik Dibanding Negara Lain

Rupiah Anjlok, Airlangga Sebut Masih Lebih Baik Dibanding Negara Lain

Whats New
Aktivitas Gunung Ruang Turun, Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Normal

Aktivitas Gunung Ruang Turun, Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Normal

Whats New
Survei BI: Kegiatan Usaha di Kuartal I-2024 Menguat, Didorong Pemilu dan Ramadhan

Survei BI: Kegiatan Usaha di Kuartal I-2024 Menguat, Didorong Pemilu dan Ramadhan

Whats New
Strategi BCA Hadapi Tren Suku Bunga Tinggi yang Masih Berlangung

Strategi BCA Hadapi Tren Suku Bunga Tinggi yang Masih Berlangung

Whats New
Bandara Panua Pohuwato Diresmikan Jokowi, Menhub: Dorong Ekonomi Daerah

Bandara Panua Pohuwato Diresmikan Jokowi, Menhub: Dorong Ekonomi Daerah

Whats New
Tren Pelemahan Rupiah, Bos BCA Sebut Tak Ada Aksi Jual Beli Dollar AS yang Mencolok

Tren Pelemahan Rupiah, Bos BCA Sebut Tak Ada Aksi Jual Beli Dollar AS yang Mencolok

Whats New
Panen Jagung di Gorontalo Meningkat, Jokowi Minta Bulog Lakukan Penyerapan

Panen Jagung di Gorontalo Meningkat, Jokowi Minta Bulog Lakukan Penyerapan

Whats New
Ramai Beli Sepatu Bola Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Bea Cukai Buka Suara

Ramai Beli Sepatu Bola Rp 10 Juta Kena Bea Masuk Rp 31 Juta, Bea Cukai Buka Suara

Whats New
Menko Airlangga: Putusan Sengketa Sudah Berjalan Baik, Kita Tidak Perlu Bicara Pilpres Lagi...

Menko Airlangga: Putusan Sengketa Sudah Berjalan Baik, Kita Tidak Perlu Bicara Pilpres Lagi...

Whats New
Paylater BCA Punya 89.000 Nasabah sampai Kuartal I-2024

Paylater BCA Punya 89.000 Nasabah sampai Kuartal I-2024

Whats New
Hadapi Tantangan Bisnis, Bank DKI Terus Kembangkan Produk Digital

Hadapi Tantangan Bisnis, Bank DKI Terus Kembangkan Produk Digital

Whats New
Kemendag Mulai Lakukan Evaluasi Rencana Kenaikan Harga MinyaKita

Kemendag Mulai Lakukan Evaluasi Rencana Kenaikan Harga MinyaKita

Whats New
Simak Daftar 10 'Smart City' Teratas di Dunia

Simak Daftar 10 "Smart City" Teratas di Dunia

Whats New
Kuartal I-2024, Laba Bersih BCA Naik 11,7 Persen Jadi Rp 12,9 Triliun

Kuartal I-2024, Laba Bersih BCA Naik 11,7 Persen Jadi Rp 12,9 Triliun

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com