Sandiaga Uno Bagikan 3 Tips Sukses untuk Pelaku Ekonomi Kreatif

Kompas.com - 15/09/2022, 15:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno membagikan tips sukses untuk buka peluang usaha hingga naik kelas kepada ratusan pelaku ekonomi kreatif (Ekraf) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), di Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Sandiaga mengatakan, tingkat ekonomi Indonesia di bidang fashion saat ini mencapai 18 persen dan kriya 15 persen. Menurutnya, ekonomi ekstraktif akan mulai tergantikan oleh Ekraf.

“Kami yakin sektor Ekraf bisa menciptakan 1,1 juta lapangan kerja di tahun ini. Kemudian, di 2024 bisa tercipta 4,4 juta lapangan kerja,” ujar dia dalam keterangan pers, dikutip Kamis (15/9/2022).

Baca juga: Perkuat Ekosistem BUMN, IFG Life Gandeng Pos Indonesia

Sandiga menyebut, jika ingin sukses tipsnya yaitu harus berani mengambil risiko, menjalin relasi, dan menggunakan metode ekonomi berbasis silaturahmi.

Sebab, ia percaya silaratuhmi juga berguna untuk memperluas rezeki.

“Kita juga harus pintar mengambil kesempatan. Seperti contohnya, Indonesia saat ini menjadi pusat perhatian dunia karena menjadi tuan rumah G20. Maka bisa diambil 3G, yaitu gerak cepat (Gercep), gerak bersama (Geber), dan gali semua potensi lokal (Gas pool),” ungkap dia.

Baca juga: BTN Pertimbangkan 2 Opsi Pemisahan Unit Usaha Syariahnya


Sementara itu, Walikota Palembang Harnojoyo berharap, pelaku ekraf dan UMKM di Palembang bisa segera bangkit dan tumbuh pasca pandemi Covid-19.

Dia juga menambahkan, kehadiran Sandiaga dengan pengalamannya sebagai pengusaha yang berhasil memberikan motivasi kepada para pelaku Ekraf dan UMKM di Palembang.

“Semoga dengan hadirnya Pak Sandiaga bisa menjadi motivasi bagi semua pelaku Ekraf dan UMKM di Palembang dan bahkan Sumsel. Maka, upaya kita saat ini adalah mempromosikan ekonomi agar tetap tumbuh di Palembang,” tutup dia.

Baca juga: Lengkap, Ini Cara Buka Rekening Himbara Online Tanpa ke Bank

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Hari Berturut-turut Saham GOTO Sentuh ARB, Masih Akan Melemah Lagi?

4 Hari Berturut-turut Saham GOTO Sentuh ARB, Masih Akan Melemah Lagi?

Whats New
Platform Pesan-Antar Makanan DoorDash Bakal PHK 1.250 Karyawannya

Platform Pesan-Antar Makanan DoorDash Bakal PHK 1.250 Karyawannya

Whats New
Kementerian PUPR: 1.400 Hektar Lahan di IKN Nusantara Diminati Banyak Investor

Kementerian PUPR: 1.400 Hektar Lahan di IKN Nusantara Diminati Banyak Investor

Whats New
Di Depan Jokowi, Sri Mulyani Sebut Ekonomi RI dalam Tren Pemulihan Berkat Kerja Keras APBN

Di Depan Jokowi, Sri Mulyani Sebut Ekonomi RI dalam Tren Pemulihan Berkat Kerja Keras APBN

Whats New
Saham Teknologi Lagi-lagi Rontok, IHSG Sesi I Ditutup Melemah

Saham Teknologi Lagi-lagi Rontok, IHSG Sesi I Ditutup Melemah

Whats New
Minta Pemerintah Tak Impor Beras, Jabar dan Jatim: Siap Pasok ke Bulog

Minta Pemerintah Tak Impor Beras, Jabar dan Jatim: Siap Pasok ke Bulog

Whats New
Hadapi Potensi Resesi 2023, Zurich Yakin Industri Asuransi Tetap Tumbuh

Hadapi Potensi Resesi 2023, Zurich Yakin Industri Asuransi Tetap Tumbuh

Whats New
Minat Jadi Agen Mandiri? Simak Persyaratan dan Cara Daftarnya

Minat Jadi Agen Mandiri? Simak Persyaratan dan Cara Daftarnya

Whats New
Kala Buruh dan Pengusah Kompak Tolak Kenaikan Upah Minimum 2023

Kala Buruh dan Pengusah Kompak Tolak Kenaikan Upah Minimum 2023

Whats New
Strategi IndiHome Genjot Kinerja Perusahaan

Strategi IndiHome Genjot Kinerja Perusahaan

Whats New
Vale Bangun Industri Nikel dengan Dana Rp 131 Triliun

Vale Bangun Industri Nikel dengan Dana Rp 131 Triliun

Whats New
Inflasi November 2022 Capai 5,42 Persen, Sektor Transportasi Jadi Penyumbang Terbesar

Inflasi November 2022 Capai 5,42 Persen, Sektor Transportasi Jadi Penyumbang Terbesar

Whats New
Biaya Pembangunan IKN Nusantara, Menteri PUPR: APBN hanya 20 Persen, Selebihnya dari Investasi

Biaya Pembangunan IKN Nusantara, Menteri PUPR: APBN hanya 20 Persen, Selebihnya dari Investasi

Whats New
KB Financial Kembali Suntik Modal ke Bukopin lewat Rights Issue

KB Financial Kembali Suntik Modal ke Bukopin lewat Rights Issue

Whats New
Plus Minus KA Argo Parahyangan Vs Kereta Cepat, Pilih Mana?

Plus Minus KA Argo Parahyangan Vs Kereta Cepat, Pilih Mana?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.