Meski BI Rate Naik, BCA Masih Belum Naikkan Suku Bunga Kredit

Kompas.com - 26/09/2022, 15:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Central Asia Tbk atau BCA masih belum memutuskan akan menyesuaikan kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) ke suku bunga kredit perseroan.

Executive Vice President Secretariat and Corporate Communication BCA, Hera F. Haryn mengatakan, BCA masih tetap mengacu pada suku bunga dasar kredit (SBDK) BCA yang berlaku saat ini, yaitu untuk kredit korporasi 7,95 persen, kredit retail 8,20 persen, kredit konsumsi termasuk KPR 7,20 persen, dan kredit konsumsi non-KPR 5,96 persen.

"Hingga saat ini, kami belum menaikkan suku bunga kredit," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Senin (26/9/2022).

Baca juga: Suku Bunga Acuan BI Naik, Bank Mandiri Bersiap Kerek Bunga Kredit

Kendati demikian, BCA akan mengkaji dampak kenaikan suku bunga acuan BI yang kini sebesar 4,25 persen dan menyiapkan strategi yang tepat untuk memberikan nilai tambah dan layanan yang optimal.

Menurutnya, keputusan BI menaikkan suku bunga acuan telah mempertimbangkan fundamental ekonomi, dalam rangka mendukung stabilitas nilai tukar rupiah dan memperkuat pemulihan perekonomian nasional.

Oleh karenanya, BCA mendukung kebijakan ini terutama setelah bank sentral Amerika Serikat (The Fed) kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin (bps).

"Terkait dengan suku bunga, BCA sebagai perbankan nasional pada prinsipnya berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah, regulator, dan otoritas perbankan," ucapnya.

Baca juga: Kenaikan Suku Bunga Acuan BI Diyakini Tahan Pelemahan Rupiah

Meski masih belum menaikkan suku bunga kredit, BCA masih optimistis penyaluran kredit akan tumbuh sesuai target tahun ini di kisaran 6-8 persen dengan ditopang oleh likuiditas yang memadai dan harapkan akan pemulihan ekonomi nasional.

Selain itu, BCA berkomitmen senantiasa memperkuat ekosistem finansial, penyempurnaan dan modernisasi dari infrastruktur teknologi informasi yang dimiliki dalam mendukung keandalan dan keamanan berbagai layanan perbankan transaksi digital sehingga diharapkan dapat meningkatkan volume transaksi digital perbankan dan dapat mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan.

Baca juga: BI Tak Akan Agresif Naikkan Suku Bunga Acuan Jika Inflasi Terkendali

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.