Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Enam Strategi Jitu Menyiapkan Dana Pendidikan Anak

Kompas.com - 31/05/2023, 07:15 WIB
Agustinus Rangga Respati,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Mempersiapkan dana pendidikan membutuhkan strategi agar tujuan keuangan tercapai. Pasalnya, dana pendidikan terus mengalami peningkatan dan akan bertambah mahal setiap jenjangnya.

Perencana Keuangan Head Advisory & Investment PINA Rista Zwestika mengatakan, perencanaan dana pendidikan perlu dilakukan sejak dini.

"Dengan memulai sejak dini, seseorang memliki lebih banyak waktu untuk mengumpulkan dana yang cukup. Mengatur rencana keuangan jangka pajang dan berinvestasi secara teratur dapat membantu mencapai tujuan pendidikan," ujar dia kepada Kompas.com, Selasa (30/5/2023).

Baca juga: Mengenal Jenis-jenis Asuransi Pendidikan Anak dan Tips Memilihnya

Lebih lanjut, berikut ini adalah beberapa strategi keuangan untuk merancang dana pendidikan.

1. Tentukan Tujuan Keuangan

Tentukan dengan jelas tujuan pendidikan anak. Hitung perkiraan biaya pendidikan di masa depan, termasuk biaya kuliah, buku, biaya hidup, dan lain-lain.

Dengan mengetahui jumlah yang harus dikumpulkan, masyarakat dapat membuat rencana keuangan yang lebih terarah.

2. Buat Anggaran

Buat anggaran keluarga yang mencakup alokasi khusus untuk dana pendidikan anak. Prioritaskan pengeluaran dan hindari pemborosan.

Dengan mengontrol pengeluaran sehari-hari, masyarakat dapat mengalokasikan lebih banyak dana untuk tabungan pendidikan anak.

Baca juga: Pentingnya Persiapan Dana Pendidikan Anak Sejak Dini


3. Manfaatkan Program Pendidikan

Cari tahu apakah ada program pendidikan pemerintah atau lembaga keuangan yang dapat membantu mengumpulkan dana pendidikan anak.

Beberapa negara tujuan pendidikan memiliki program pendidikan khusus, seperti rencana tabungan pendidikan, yang menawarkan insentif atau pengurangan pajak.

4. Diversifikasi Investasi

Jika seseorang memilih untuk berinvestasi untuk mengumpulkan dana pendidikan anak, penting untuk melakukan diversifikasi portofolio. Jangan hanya mengandalkan satu jenis investasi.

Pertimbangkan untuk mengalokasikan dana ke berbagai instrumen investasi, seperti saham, obligasi, reksa dana, atau properti. Diversifikasi dapat membantu mengurangi risiko dan meningkatkan potensi keuntungan jangka panjang.

Baca juga: Bukan Menabung, Ini Strategi untuk Milenial Persiapkan Dana Pendidikan Anak

5. Pertimbangkan asuransi jiwa dan kesehatan

Selain tabungan pendidikan, pertimbangkan juga untuk memiliki asuransi untuk orang tuanya sebagai pencari nafkah utama.

Hal ini untuk melindungi ketika terjadi risiko dalam kehidupan misal tutup usia, sakit, atau kecelakaan tidak mengganggu dana pendididikan yang sudah dipersiapkan.

Selain itu, asuransi untuk orang tua akan memastikan ada ataupun tidak orang tuan tetap bisa memastikan anak mendapatkan pendidikan yang terbaik.

6. Tetap mereviu progres

Periode pengumpulan dana pendidikan anak adalah perjalanan yang panjang. Selalu reviu rencana keuangan secara berkala.

Pastikan dana pendidikan tetap berada pada jalur yang tepat dan sesuai dengan perkembangan keuangan.

Meskipun demikian, ia menerangkan, pada dasarnya beberapa strategi yang di atas digambarkan secara umum. Sementara, setiap situasi keuangan adalah unik.

Demikian strategi untuk menyiapkan dana pendidikan agar tak menjadi masalah di masa depan.Baca juga: Antisipasi Biaya Pendidikan Anak Mahal, Ini yang Bisa Dilakukan Orangtua

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com