Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Melamar Kerja, Apa Saja?

Kompas.com - 05/09/2023, 08:49 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Apakah Anda baru lulus kuliah atau sedang mencari pekerjaan baru? Ada saja alasan yang mendorong kita melamar pekerjaan, baik untuk membangun karier atau mencari peluang yang lebih baik.

Dikutip dari Lifehacker Australia, Selasa (5/9/2023), melamar kerja tampak seperti hal yang mudah dilakukan. Anda cukup mengirimkan surat lamaran kerja dan CV ke pihak perusahaan, lalu menunggu panggilan wawancara kerja.

Namun demikian, menurut pelatih karier SEEK Leah Lambart, ada beberapa kesalahan melamar kerja yang biasa dilakukan, mulai dari ciri-ciri hingga cara menghindarinya.

Baca juga: Lulusan UI Kalah Saing dengan Lulusan STM Saat Melamar Kerja, Pengusaha: Bukan Soal Gelar, tapi Keahlian

Ilustrasi melamar kerja, wawancara kerja. SHUTTERSTOCK/FIZKES Ilustrasi melamar kerja, wawancara kerja.

1. Tidak mengetahui apa yang Anda inginkan

Penting bagi Anda meluangkan waktu sejenak untuk memikirkan apa yang Anda inginkan dari pekerjaan baru.

Lambart menyampaikan bahwa sebelum mencari pekerjaan, Anda harus memastikan Anda bertanya pada diri sendiri apa yang paling penting bagi Anda dan menerapkannya pada pencarian untuk menghemat waktu dan stres dalam jangka panjang.

Ini bisa berupa aktivitas apa yang ingin Anda lakukan, seberapa banyak fleksibilitas yang Anda perlukan dalam pekerjaan, misalnya jam kerja yang fleksibel, waktu perjalanan, pilihan WFH, komitmen perjalanan atau setelah jam kerja, budaya apa yang akan Anda kembangkan, dan tentunya gaji yang Anda perlukan untuk memenuhi kebutuhan finansial Anda, tutur Lambart.

Memfilter pencarian pekerjaan berdasarkan gaji dan lokasi akan memastikan Anda mendapatkan pekerjaan yang paling cocok, saran dia.

Baca juga: 3 Tips Melamar Kerja bagi Fresh Graduate

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Turun Rp 8.000, Simak Detail Harga Antam 14 Juni 2024

Turun Rp 8.000, Simak Detail Harga Antam 14 Juni 2024

Spend Smart
Nomor Call Center Bank DKI, Bebas Pulsa?

Nomor Call Center Bank DKI, Bebas Pulsa?

Spend Smart
Awal Sesi, IHSG dan Rupiah Melemah Masih Lesu

Awal Sesi, IHSG dan Rupiah Melemah Masih Lesu

Whats New
Pilih 'Kawinkan' EXCL dengan Smartfren, Ini Alasan Axiata

Pilih "Kawinkan" EXCL dengan Smartfren, Ini Alasan Axiata

Whats New
Hasil Usaha DPLK Muamalat Tumbuh 36,6 Persen Per Kuartal I-2024

Hasil Usaha DPLK Muamalat Tumbuh 36,6 Persen Per Kuartal I-2024

Whats New
Bahan Pokok Jumat 14 Juni 2024: Harga Cabai Merah Keriting Naik, Tepung Terigu Turun

Bahan Pokok Jumat 14 Juni 2024: Harga Cabai Merah Keriting Naik, Tepung Terigu Turun

Whats New
IHSG Diperkirakan Masih Lesu, Simak Analisis dan Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Diperkirakan Masih Lesu, Simak Analisis dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Kekhawatiran Lembaga Keuangan Dunia akan APBN Indonesia Era Prabowo

Kekhawatiran Lembaga Keuangan Dunia akan APBN Indonesia Era Prabowo

Whats New
Data Inflasi Topang Saham-saham di Wall Street, S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Lagi

Data Inflasi Topang Saham-saham di Wall Street, S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Lagi

Whats New
Apa Kabar Rencana Merger BTN Syariah dan Bank Muamalat?

Apa Kabar Rencana Merger BTN Syariah dan Bank Muamalat?

Whats New
Kalla Group Terapkan ESG dalam Pengembangan Bisnis dan Budaya Perusahaan

Kalla Group Terapkan ESG dalam Pengembangan Bisnis dan Budaya Perusahaan

Whats New
Kekhawatiran Pemerintah Indonesia Gagal Jadi Negara Maju

Kekhawatiran Pemerintah Indonesia Gagal Jadi Negara Maju

Whats New
OJK: Premi Asuransi 'Unitlink' Masih Alami Kontraksi

OJK: Premi Asuransi "Unitlink" Masih Alami Kontraksi

Whats New
[POPULER MONEY] Ramalan Terbaru Bank Dunia terhadap Ekonomi Indonesia | Tawaran Program Prakeja bagi Gen Z yang Menganggur

[POPULER MONEY] Ramalan Terbaru Bank Dunia terhadap Ekonomi Indonesia | Tawaran Program Prakeja bagi Gen Z yang Menganggur

Whats New
Banyak Perusahaan Tekstil Lakukan PHK, Menaker: Hak-hak Pekerja Harus Diberikan

Banyak Perusahaan Tekstil Lakukan PHK, Menaker: Hak-hak Pekerja Harus Diberikan

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com