Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apa Itu Surat Utang Negara? Ini Pengertian dan Jenisnya

Kompas.com - 13/02/2024, 14:20 WIB
Mela Arnani

Penulis

KOMPAS.com - Surat Utang Negara atau SUN digunakan oleh pemerintah untuk membiayai kebutuhan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dilansir dari laman resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Surat Utang Negara atau SUN bisa dimiliki investor melalui pasar perdana maupun pasar sekunder.

Pasar perdana adalah kegiatan penawaran dan penjualan Surat Utang Negara untuk pertama kali, sedangkan pasar sekunder adalah kegiatan perdagangan Surat Utang Negara yang telah dijual di pasar perdana.

Lantas, apa itu pengertian Surat Utang Negara atau SUN?

Baca juga: SBN Ritel adalah Apa? Yuk Kenali Pengertiannya

Apa itu Surat Utang Negara (SUN)?

Dikutip dari laman Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Surat Utang Negara atau SUN adalah surat berharga berupa surat pengakuan utang dalam mata uang Rupiah maupun valuta asing, yang pembayaran bunga dan pokoknya dijamin oleh negara sesuai masa berlakunya.

Surat berharga yang diterbitkan oleh pemerintah ini mengacu pada Undang-Undang (UU) Nomor 24 Tahun 2002.

Lebih lanjut, Surat Utang Negara (SUN) terdiri dari Surat Perbendaharaan Negara (SPN) dan Obligasi Negara, termasuk Obligasi Negara Retail/ORI. 

Lalu, apa yang dimaksud Surat Perbendaharaan Negara (SPN) dan Obligasi Negara?

Baca juga: Obligasi Negara Ritel (ORI) adalah Apa? Yuk Kenali Pengertiannya

Jenis SUN

  • Surat Perbendaharaan Negara (SPN)

Surat Perbendaharaan Negara (SPN) adalah Surat Utang Negara (SUN) yang mempunyai jangka waktu maksimal 12 bulan atau setahun, dengan pembayaran bunga secara diskonto.

Diskonto adalah kebijakan yang diambil oleh Bank Indonesia untuk mempengaruhi jumlah uang yang beredar di masyarakat.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Obligasi dan Jenisnya

  • Obligasi Negara

Obligasi Negara adalah Surat Utang Negara (SUN) yang memiliki jangka waktu lebih dari 12 bulan, dengan kupon atau pembayaran bunga secara diskonto.

Obligasi Negara yang diperdagangakan secara ritel disebut dengan Obligasi Ritel Indonesia atau Obligasi Negara Ritel (ORI).

Obligasi Negara Ritel atau ORI diterbitkan dengan tujuan memberikan kesempatan kepada masyarakat atau investor individu untuk secara langsung memiliki dan memperdagangkan secara aktif dalam perdagangan Obligasi Negara.

Baca juga: 3 Perbedaan SBR dan ORI, Apa Saja?

Tingkat keuntungan investasi SUN

Sama seperti obligasi pada umumnya, tingkat keuntungan investasi pada SUN bersumber dari pengahasilan kupon atau bunga dan potensi kenaikan harga (capital gain) dari harga obligasi.

Meski begitu, salah satu keunggulan SUN dibandingkan efek lainnya terletak pada minimnya risiko gagal bayar atas nilai pokok dan kupon saat jatuh tempo.

Halaman:


Terkini Lainnya

4 Tips Kelola Keuangan untuk Pasangan Modern

4 Tips Kelola Keuangan untuk Pasangan Modern

Whats New
Hingga 2040, Kebutuhan Gas untuk Pembangkit Listrik Diproyeksi Terus Meningkat

Hingga 2040, Kebutuhan Gas untuk Pembangkit Listrik Diproyeksi Terus Meningkat

Whats New
50.000 Wisatawan ke Bali, Sandiaga: Perputaran Ekonomi World Water Forum Bisa Rp 1,5 Triliun

50.000 Wisatawan ke Bali, Sandiaga: Perputaran Ekonomi World Water Forum Bisa Rp 1,5 Triliun

Whats New
Biomassa Batang Singkong dan Karet Dikembangkan di Lampung

Biomassa Batang Singkong dan Karet Dikembangkan di Lampung

Whats New
LPEI Luncurkan Program CRDP untuk Putra-putri Terbaik yang Ingin Berkontribusi pada Ekspor Nasional

LPEI Luncurkan Program CRDP untuk Putra-putri Terbaik yang Ingin Berkontribusi pada Ekspor Nasional

Whats New
Equity Life dan BJB Hadirkan Asuransi Multi Protection, Apa Manfaatnya?

Equity Life dan BJB Hadirkan Asuransi Multi Protection, Apa Manfaatnya?

Whats New
KCIC Operasikan 48 Perjalanan Kereta Cepat Whoosh Selama Libur Panjang Waisak

KCIC Operasikan 48 Perjalanan Kereta Cepat Whoosh Selama Libur Panjang Waisak

Whats New
Lewat Inovasi ICT, Anak Usaha Semen Indonesia Bidik Potensi Akuisisi Pelanggan Baru

Lewat Inovasi ICT, Anak Usaha Semen Indonesia Bidik Potensi Akuisisi Pelanggan Baru

Whats New
Sistem Pengolah Sampah Jangjo Atasi Limbah Mal dan Perumahan di Jakarta

Sistem Pengolah Sampah Jangjo Atasi Limbah Mal dan Perumahan di Jakarta

Whats New
Catat, Ini Jadwal Seleksi SPMB PKN STAN 2024

Catat, Ini Jadwal Seleksi SPMB PKN STAN 2024

Whats New
Sistem Perpajakan yang Kompleks Jadi Tantangan Korporasi untuk Bayar Pajak

Sistem Perpajakan yang Kompleks Jadi Tantangan Korporasi untuk Bayar Pajak

Whats New
DAMRI Buka Rute Baru Ciputat ke Bandara Soekarno-Hatta, Simak Jam Operasionalnya

DAMRI Buka Rute Baru Ciputat ke Bandara Soekarno-Hatta, Simak Jam Operasionalnya

Whats New
Indonesia Terus Kurangi Ketergantungan terhadap Dollar AS, Ini Buktinya

Indonesia Terus Kurangi Ketergantungan terhadap Dollar AS, Ini Buktinya

Whats New
Garuda Indonesia Tak Bagikan Dividen meski Catatkan Laba Bersih pada 2023

Garuda Indonesia Tak Bagikan Dividen meski Catatkan Laba Bersih pada 2023

Whats New
Injourney Airports Layani 49,7 Juta Penumpang Sepanjang Januari-April 2024

Injourney Airports Layani 49,7 Juta Penumpang Sepanjang Januari-April 2024

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com